Nasional

PNS Wajib Isi PUPNS, Kalau Tidak Datanya Dihapus

PNS Wajib Isi PUPNS, Kalau Tidak Datanya Dihapus

ACEHTERKINI.COM  | Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia wajib melakukan pendataan ulang melalui e-PUPNS. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak mengisi e-PUPNS maka data PNS tersebut akan dikeluarkan dari database kepegawaian nasional.

Berdasarkan surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor K 26-30/V 77-44/99 tanggal 27 Juli 2015 menyebutkan pelaksanaan e-PUPNS dimulai pada 1 September 2015 sampai 31 Desember 2015.

Pendataan ulang PNS ini dilakukan secara mandiri secara elektronik melalui aplikasi yang sudah disediakan oleh BKN yaitu e-PUPNS.

Dalam surat tersebut juga disebutkan jika PNS yang tidak melakukan pendataan ulang maka data PNS yang bersangkutan akan dikeluarkan dari database kepegawaian nasional yang berakibat pelayanan mutasi kepegawaian tidak akan diproses.

Ditelusuri acehterkini, Selasa (8/9/2015), cara pengisian data tersebut, PNS yang bersangkutan terlebih dahulu melakukan registrasi. Kemudian nomor registrasi dicetak dan diserahkan ke instansi pemerintah yang ditunjuk untuk diverifikasi oleh verifikator.

Setelah diverifikasi, PNS yang bersangkutan mengakses kembali e-PUPNS untuk mengisi formulir yang sudah disediakan secara online. Untuk mempercepat pengisian formulir tersebut, PNS menyiapkan berkas-berkas seperti data riwayat golongan, riwayat pendidikan, riwayat jabatan, riwayat keluarga, data stakeholder seperti BPJS Kesehatan, Bapertarum PNS dan Kartu Pegawai Eletronik. [red]

To Top