Lingkungan

Kerusakan Hutan Burni Telong Penyebab Banjir Bandang di Bener Meriah

ACEHTERKINI.COM | Kondisi pergunungan Burni Telong semakin memprihatinkan. Tokoh masyarakat Gayo, Bardan Sahidi menduga ada aktifitas perambahan hutan yang menyebabkan kaki gunung Burni Telong mengalami kerusakan sehingga kabupaten penghasil kopi ini menjadi rawan bencana.

“Kita menduga adanya kerusakan hutan di kaki gunung Burni Telong yang menjadi penyebab banjir bandang di Kabupaten Bener Meriah, Minggu (13/9/2015),” kata Bardan menjawab acehterkini, Senin (14/9/2015).

Ia menjelaskan pemerintah harus tegas agar kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) tidak dijadikan sebagai area bercocok tanam. Kemudian kawasan daerah tangkapan air juga harus mendapat penjagaan yang ketat. “dua hal itu harus dilakukan oleh Pemerintah,” harapnya.

“Sosialisasi ini harus terus dilakukan kepada masyarakat, kalau daerah hulu rusak maka berimbas ke kawasan hilir,” kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bardan yang kini sebagai Anggota DPRA mengharapkan kegiatan penyelamatan lingkungan di Bener Meriah dan Aceh Tengah terus digalakkan. “Kita sampaikan kepada masyarakat mana yang boleh dan yang tidak boleh, seperti halnya illegal loging,” ujarnya.

Sebelumnya banjir bandang menghantam Kabupaten Bener Meriah, Minggu (13/9/2015). Peristiwa ini mengakibatkan lintas jalan nasional Aceh Tengah – Bireuen terganggu. Sedikitnya 115 jiwa mengungsi di Kecamatan Wih Peusam dan Kecamatan Timang Gajah. [Edi]

To Top