Ekonomi

Jamaah Haji Asal Aceh Dapat Dana Tambahan Rp14,2 Miliar Lebih

Jamaah Haji Asal Aceh Dapat Dana Tambahan Rp14,2 Miliar Lebih
Ilustrasi [Rol]

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 3.217 Jamaah Calon Haji asal Aceh tahun 2015 akan mendapat dana tambahan dari wakaf saudagar Aceh, Habib Bugak Asyi sebesar 3.860.400 riyal Saudi.

Saat menghadiri pembagian dana tambahan untuk kloter VIII embarkasi Aceh di Penginapan 602 Mekkah, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengatakan uang sebesar 1.200 riyal Saudi per jamaah itu agar digunakan dengan sebaik-baiknya.

Zaini Abdullah meminta jamaah haji Aceh tidak silau dengan uang tambahan ini. “saat ini jemaah fokus ke haji dahulu, setelah selesai ibadah barulah berbelanja oleh-oleh atau hal lainnya,” ungkap Zaini dikutip dari laman haji Kemenag RI, Minggu (20/9/2015).

Sementara itu Perwakilan Pengelola Wakaf tersebut, Abdul Latif Balthu mengajak Jamaah Haji asal Aceh ini berdoa untuk Habib Bugak Asyi agar diterima  amal ibadahnya dan dimasukkan ke dalam surga.

“Total dana tambahan untuk Jamaah Haji Aceh untuk semua kloter mencapai 3.860.400 riyal Saudi,” ujar Abdul Latif. Dana tersebut jika dirupiahkan berjumlah Rp14,260,317,600 di posisi 1 SAR = 3.694 IDR (Update 18 September 2015).

Abdul Latif Balthu menjelaskan dana tambahan ini sudah diberikan sejak 13 tahun yang lalu atau mulai tahun 2002. Wasiat Habib Bugak Asyi adalah memberikan rumahnya sebagai penginapan haji Aceh, namun karena terbentur regulasi haji maka jamaah Aceh tidak bisa mendapatkan penginapannya sendiri dan sebagai kompensasi adalah uang tunai itu.

Rumah Habib Bugak kala itu berada di samping Masjidil Haram. Karena ada perluasan Masjidil Haram maka hasil uang gusurannya dibelikan 4 penginapan baru yang letaknya masih di Makkah juga.

Dana tambahan ini berkat saudagar Aceh Habib Bugak Asyi yang mewakafkan rumahnya di dekat Masjidil Haram pada lebih dari 100 tahun yang lalu. Rumah itu dikelola menjadi penginapan sehingga mendatangkan untung dan sebagian keuntungannya dikembalikan ke orang Aceh.

Untuk diketahui, setiap jamaah haji Indonesia dibekali living cost berupa uang tunai sebesar 1.500 riyal atau Rp5.541.000 yang diambil dari biaya perjalanan ibadah haji (BPIH).

Namun khusus untuk jamaah haji yang berangkat dari embarkasi Aceh, setibanya di Aceh tahun ini mereka juga mendapat tambahan 1.200 riyal per jamaah atau sebesar Rp 4.432.800 per jamaah. [Red]

To Top