Nasional

IMM : Jokowi-JK Mandul, Lemah Ide dan Lamban

IMM : Jokowi-JK Mandul, Lemah Ide dan Lamban
Beni Pramula

ACEHTERKINI.COM | Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Beni Pramula menilai kepemimpinan Jokowi-JK lemah dan tidak efektif dalam memimpin negara.

Salah satu bukti yaitu lemahnya ekonomi dan nilai tukar rupiah yang terus menurun, bahkan hampir mencapa Rp 15.000 per dolar Amerika.

“Jokowi-JK mandul dalam memimpin negara, lemah ide dan gagasan dalam mengambil keputusan, juga lamban mengatasi persoalan bangsa dan cenderung acuh terhadap krisis ekonomi yang melanda,” kata Beni, Sabtu (26/9/2015).

Dia menambahkan hal ini bisa membuat Indonesia kembali mengalami krisis moneter 1998.

Menurutnya, itu terlihat dari defisit neraca pembayaran yang besar karena inflasi yang tidak terkontrol, hutang luar negeri yang semakin melambung, suku bunga tinggi dan kurs mata uang tidak seimbang.

“Ini merupakan kegagalan negara dalam merumuskan kebijakan ekonomi makro yang tercermin dari kombinasi nilai tukar yang kaku,” ujarnya.

Beni menjelaskan tampaknya ada regulasi fiskal yang bocor, inflasi yang merupakan hasil dari apresiasi nilai tukar efektif riil, defisit neraca pembayaran dan pelarian modal yang lengah dari perhatian pemerintah.

Selain itu, kepemimpinan Jokowi-JK yang tidak efektif dan semakin gaduh nya situasi politik internal juga bisa menjadi faktor penyebab krisis moneter di Indonesia.

“Ini juga bisa dilihat kemarin soal saling sandra antar instansi KPK dengan Polri, kisruh internal partai politik sebut saja PPP dan Golkar, kemudian giatnya kritikan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli kepada pemerintahannya sendiri dengan menunjukan ke publik,” jelas dia.

Maka dari itu, ini perlu konsensus nasional antara elit negeri ini, tokoh agama, masyarakat, pemuda, pelajar, mahasiswa untuk mengganti kepemimpinan nasional dan menyusun langkah progresif membentuk program nasional untuk cepat keluar dari krisis moneter. [Sad/Inilah]

To Top