Sosial

Gara-Gara Proyek Intake Krueng Baru, Sawah Petani Abdya Terancam

Gara-Gara Proyek Intake Krueng Baru, Sawah Petani Abdya Terancam

ACEHTERKINI.COM | Proyek bendungan non teknis tempat pengambilan mulut air (Intake) di Sungai (Krueng) Baru untuk wilayah Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan dinilai bakal membuat areal persawahan Petani di Kecamatan Lembah Sabil dan Manggeng (Manggeng Raya), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terancam kering.

Hal itu disebabkan karena lokasi aliran Sungai Krueng Baru untuk wilayah Kabupaten Abdya sudah sempit karena pembangunan proyek tersebut yang membendung arus air menggunakan batu gajah, sehingga bendungan itu terlalu panjang untuk wilayah Aceh Selatan, diduga perencanaanya kurang matang, sehingga dinding pengaman untuk irigasi free intake wilayah Manggeng Raya secara perlahan mulai terkikis.

“Bila kantong lumpur dan saluran irigasi ini jebol akibat dihantam arus searah, maka dipastikan areal persawahan petani kawasan Manggeng Raya akan kering,” ungkap Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya Drs Thamren kepada wartawan Jum’at (11/9/2015) kemarin saat meninjau proyek dimaksud.

Dikatakan Thamren, imbas dari pengerjaan proyek untuk kepentingan wilayah Aceh Selatan dimaksud telah merugikan bagi wilayah Abdya, dimana derasnya arus krueng baru tidak mengalir dengan normal akibat terhambat bendungan batu gajah yang dikerjakan sudah jauh memasuki wilayah Abdya. Sehingga, arus tersebut berbelok dan menghantam sejumlah infrastruktur termasuk irigasi free intake milik Pemkab Abdya.

“Proyek Pemkab Aceh Selatan jelas sangat merugikan daerah Abdya,” kata Thamren didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya Anwar Daod, Kepala Bidang Pengairan Dinas Pengerjaan Umum Mulyadi ST, Camat Lembah Sabil Usmadi SPd serta sejumlah tenaga tekhnis lainnya.

Berdasarkan pertimbangan tersebut lanjut Thamren, Bupati Abdya Jufri Hasanuddin telah memerintahkan pihaknya untuk diteruskan pada Dinas Pekerjaan Umum setempat agar membongkar batu gajah yang melintang menutupi aliran sungai di Krueng Baru itu.

Menindaklanjuti perintah Bupati itu, Thamren mengaku sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum Abdya untuk menyurati secara resmi Pemkab Aceh Selatan dengan nada peringatan satu dan merupakan peringatan terakhir, jika Pemkab Aceh Selatan tidak mengindahkan dengan menertibkan pengerjaan proyek dimaksud, maka Pemkab Abdya akan mengambil tindakan tegas dengan membongkar batu gajah yang melintang di badan sungai.

“Ini tidak main-main, proyek ini menyelamatkan kepentingan warga Aceh Selatan dengan mengorbankan kepentingan warga Abdya,” tutup Thamren.

Amatan di lokasi pembangunan proyek  tersebut, Sabtu (12/9/2015), Bendungan batu gajah di badan sungai tepatnya dibawah jembatan Krueng Baru itu telah memasuki jauh ke dalam wilayah Abdya, arus sungai telah menyapu sebagian besar permukaan pantai hingga mendekati bibir tanggul pengaman kantong lumpur saluran irigasi free intake milik Pemkab Abdya. Dimana jaringan irigasi ini akan mengaliri air ke 1183 hektar areal sawah petani wilayah Manggeng Raya dan sekitarnya. (Rizal)

To Top