Hukum

Di Abdya, 8 Pelaku Maisir di Hukum Cambuk

Di Abdya, 8 Pelaku Maisir di Hukum Cambuk
Eksekusi Cambuk di Abdya, 18 September 2015 [Rizal]

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 11 orang warga Abdya di eksekusi hukuman cambuk di Lapangan Bola Kaki Desa Pantee Pirak, Kecamatan Susoh, Abdya, Jum’at (18/9/2015) sore. Dari 11 orang pelaku maisir itu, tiga diantaranya gagal di cambuk karena sedang sakit.

Prosesi hukuman cambuk ini turut disaksikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Abdya Amrizal SSos, mewakili Dandim 0110 Kapten Inf Asman, mewakili Kapolres Kompol Muslim S.Ag, Kajari Blangpidie, Umar Zakar SH MH, Ketua Mahkamah Syar’iyah Tapaktuan, Kepala Dinas Syari’at Islam Muktaruddin, sejumlah Kepala SKPK, para Camat, para Kepala Badan dan Kantor, serta ribuan masyarakat yang ikut menyaksikan prosesi itu.

Kedelapan terhukum cambuk diantaranya Ras, Raf dan Ham, ketiganya dijatuhi hukuman cambuk masing-masing sebanyak enam (6) kali.

Sementara terhukum cambuk lainnya Kha, Khai, Mukt, Herm dan Asr masing-masing dicambuk sebanyak delapan (8) kali.

Sedangkan Muh, gagal dieksekusi karena yang bersangkutan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) paska operasi infeksi saluran kemih.

Kemudian dua orang lagi yakni Her dan Rus tidak bisa dieksekusi karena sedang sakit. Keduanya juga dihadirkan dalam perlaksanaan hukuman cambuk itu, namun tidak untuk di cambuk.

“Kita sudah cek kesehatan mereka, dokter telah mengatakan bahwa mereka kurang sehat,” ungkap Kasie Pidana Umum Kejari Blangpidie Fahmi SH, selaku pihak eksekutor.

Kepada wartawan, Fahmi mengatakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Blangpidie dalam hal ini hanya bertindak sebagai penuntut umum sekaligus eksekutor setelah melewati berbagai tahapan proses hukum termasuk persidangan di Pengadilan Syar’iyah Tapaktuan. Sementara biaya yang dikeluarkan dari kegiatan itu sepenuhnya ditanggung Pemkab Abdya melalui Dinas Syari’at Islam.

Fahmi juga mengungkapkan, kesebelas orang pelaku maisir, meskipun yang berhasil dieksekusi hari ini hanya 8 orang, merupakan pelaku maisir ditangkap pada tahun 2015. [by. Rizal]

To Top