Ekonomi

Buruh di Aceh Minta UMP 2016 Rp2,4 Juta

Buruh di Aceh Minta UMP 2016 Rp2,4 Juta
Aksi Buruh di Aceh, 1 September 2015

ACEHTERKINI.COM | Para buruh di Aceh mendesak Pemerintah Aceh menetapkan Upah Minimun Provinsi (UMP) pada tahun 2016 sebesar Rp2,4 juta.

Wakil Ketua Aliansi Buruh Aceh (ABA), Habibie Inseun, Selasa (1/9/2015) mengatakan, UMP Aceh sebesar Rp2,4 juta sudah sesuai jika pemerintah betul-betul dalam melakukan survey kebutuhan hidup layak.

“Kita minta UMP naik 25 persen dari tahun sebelumnya, angka Rp2,4 juta itu sudah sesuai,” katanya dalam aksi unjuk rasa bersama ratusan buruh di Gedung DPRA dan Kantor Gubernur Aceh tadi.

Kemudian masalah lain kata Habibie adalah tolak pekerja asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia. “Tolak diskriminasi pekerja lokal, tolak pekerja asing yang tidak bisa bahasa Indonesia,” teriak Habibie dalam aksi tersebut.

Habibie bersama ratusan buruh itu juga mendesak Pemerintah Aceh mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) terhadap Qanun Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Ketenagakerjaan.

“Qanun sudah disahkan, tapi belum dijalankan karena Pergub tidak ada, sosialisasi juga masih minim, sampai hari ini para buruh tidak tahu adanya qanun tersebut,” kata dia.

“Hari Meugang belum bisa libur kalau belum ada Pergub, ada buruh yang dipotong upahnya kalau libur di hari Meugang,” tegas Habibie lagi.

Menanggapi aksi ini di DPRA, Anggota Komisi A, Bardan Sahidi mengaku sependapat dengan apa yang diperjuangkan oleh para buruh di Aceh. “Saya akan menyampaikan sikap buruh ini dalam Paripurna nanti, DPRA sebagai wakil rakyat sangat sependapat,” kata Bardan yang ikut menandatangani pernyataan sikap Aliansi Buruh Aceh itu.

Sementara di Kantor Gubernur Aceh, Asisten I Pemerintah Aceh, Iskandar A Gani mengatakan, Pergub Aceh terkait ketenagakerjaan akan segera dibahas. Kemudian soal UMP, Iskandar A gani mengatakan angka UMP 2016 harus berdasarkan survey.

“Kita minta buruh juga mengawal survey tersebut,” kata Asisten I dihadapan para buruh.

Aksi ratusan buruh di Aceh ini berlangsung sangat tertib dan berakhir sekitar pukul 12.30 wib menjelang azan Dhuhur. [Edi]

Buruh di Aceh Minta UMP 2016 Rp2,4 Juta
Aksi Buruh di Kantor Gubernur Aceh, 1 September 2015

To Top