Layanan Publik

Arab Saudi Hanya Pintar Berjanji, Bangunan Islamic Center di Abdya Terbengkalai

Arab Saudi Hanya Pintar Berjanji, Bangunan Islamic Center di Abdya Terbengkalai
Gedung Islamic Center di Abdya

ACEHTERKINI.COM | Kondisi bangunan Islamic Center di Desa Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sangat memprihatinkan. Pasalnya, hingga saat ini bangunan tersebut belum selesai dikerjakan, akibatnya disekitar lokasi sudah ditumbuhi semak-belukar dan menjadi tempat hewan ternak mencari makan.

Bangunan yang meliputi Masjid Agung dan sarana penunjang lainnya itu, hanya baru terbangun sejumlah pondasi dan tiang-tiangnya saja, akan tetapi proses pengerjaanya masih belum rampung, diprediksi bangunan tersebut terancam bakal menjadi monumen tua.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya Yusran Adek kepada wartawan Jum’at (18/9/2015).

Yusran mengatakan, pembangunan Islamic Center semestinya harus segera dirampungkan, karena pembangunan gedung tersebut sudah menelan angaran miliaran rupiah.

“Saya sangat setuju jika pembangunan itu dilanjutkan, sebab tidak sedikit uang rakyat sudah digelontorkan kesitu,” ungkapnya.

Disamping itu, Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini juga sangat prihatin dengan kondisi bangunan yang sudah tidak terawat, sehingga jika dibiarkan begitu saja, tidak tertutup kemungkinan bangunan megah tersebut akan menjadi monument tua.

Kata Yusran, pembangunan Islamic Center tersebut dicanangkan sejak 2013 lalu antara Pemerintah Arab Saudi dengan Pemkab Abdya namun belum ada suatu kesepakan yang pasti untuk realisasi komitmen tersebut.

“Kita tidak tau kendalanya dimana, sebab dicanangkan hampir dua tahun lebih untuk ditindak-lanjuti namun hingga kini belum terlihat adanya tanda-tanda akan dibangun,” ujarnya.

Untuk itu, Yusran berharap kepada Pemerintah Abdya segera melanjutkan pembangunan dimaksud sebab tidak sedikit uang rakyat terbuang sia-sia.

“Jika tidak dimanfaatkan, sia-sia saja uang rakyat diperuntukan untuk itu, lebih baik dari dulu uang tersebut dibagi-bagikan untuk keperluan anak yatim dan fakir miskin saja,” cetus Yusran.

Terkait hal itu,  Plt Sekda Abdya Drs Thamrin yang dihubungi wartawan, menjelaskan, dirinya tidak tau pasti  tentang kelanjutan pembangunan Islamic Center tersebut, dikarenakan komitmen Pemerintah Arab Saudi untuk membantu Abdya hanya sebatas janji yang tidak bisa dipegang.

“Sejauh ini saya tidak tau pasti lanjutan pembangunan Islamic Center, sebab pihak Arab Saudi hanya sebatas janji-janji saja namun tidak ada realisasinya hingga kini,” katanya.

Kendati demikian tambah Thamrin, untuk tahun ini Pemerintah Abdya berkomitmen akan membangun Mesjid Agung saja dengan dana APBK.

“Sekalipun ini masih dalam wacana KUA-PPAS 2015/2016, kita tetap berupaya agar tidak menjadi monument tua, bahkan kita telah ajukan Rp 10 miliar untuk pembanguan Mesjid Agung,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Thamren juga masih punya keraguan, karena dipicu oleh latar belakang pembangunan Mesjid Agung sebelumnya.

“Dulu pembangunan Mesjid Agung dibiayai dengan APBA, sekarang dengan APBK, tentu harus serah terima asset dulu, baru bisa kita lanjutkan,” demikian kata Thamren. (by.Rizal)

To Top