Ekonomi

APBK-P Abdya Tahun 2015 Meningkat 23 Persen

APBK-P Abdya Tahun 2015 Meningkat 23 Persen
Wakil Bupati Abdya, Erwanto dalam rapat paripurna pembukaan RAPBK P Tahun 2015

ACEHTERKINI.COM | Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Abdya tahun 2015 sebesar Rp 841 milyar lebih. Dalam APBK Perubahan, mengalami peningkatan senilai Rp.197,6 milyar lebih atau 23,50 persen, sehingga nilai APBK Abdya tahun 2015 menjadi Rp 1 Triliun lebih.

Dalam Rapat Paripurna Pembukaan RAPBK-P Tahun Anggaran 2015 di Aula DPRK setempat, Senin (28/9/2015), Wakil Bupati Abdya Erwanto SE MA, menyampaikan, jumlah belanja yang diusulkan tersebut, terdiri dari belanja tidak lansung sebesar Rp.380,3 milyar lebih mengalami peningkatan sebesar Rp.31,3 milyar lebih atau 8,25 persen, sehingga pada usulan perubahan menjadi Rp.411,7 milyar lebih.
Dimana sejumlah belanja tidak lansung itu digunakan untuk belanja gaji dan tunjangan, belanja hibah, belanja bantuan sosial, bantuan keuangan dan belanja tidak terduga.
Kemudian belanja lansung sebesar Rp.460,6 milyar lebih mengalami peningkatan sebesar Rp.166,2 milyar lebih atau 36,09 persen, sehingga pada usulan perubahan menjadi Rp.626,8 milyar lebih yang digunakan untuk belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal.
Setelah merincikan mengenai belanja, Wabup Erwanto juga menyampaikan tentang penerimaan pembiayaan pada APBK Tahun 2015 sebesar Rp.79,8 milyar lebih, meningkat menjadi Rp.25,8 milyar lebih atau 32,39 persen, sehingga pada rancangan APBK-P menjadi 105,7 milyar lebih. Sementara pengeluaran pembiayaan pada APBK tahun 2015 Rp.0,- (nol) mengalami perubahan sebesar Rp.96,4 juta.
“Jadi dengan posisi anggaran pembiayaan dimaksud, Rancangan APBK Perubahan tahun anggaran 2015 di Abdya menjadi berimbang,” ungkap Wabup Erwanto dalam rapat yang turut disaksikan oleh Ketua DPRK Abdya Zulkifli Isa, Wakil Ketua Romi Syahputra, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Suhartono, Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH, para anggota DPRK, Plt Sekda Abdya Drs Thamren, para kepala SKPK dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dari penjelasan tersebut, Erwanto menyampaikan gambaran umum rancangan qanun  tentang perubahan APBK tahun anggaran 2015 kepada para anggota dewan yang terhormat sebagai suatu kewajiban konstitusional bagi para kepala daerah dalam pengelolaan keuangan kabupaten dan dilakukan pembahasan lebih lanjut untuk mendapatkan persetujuan bersama selanjutnya disahkan menjadi Qanun Kabupaten. (Rizal)

To Top