Peristiwa

21 September Hari Perdamaian Dunia

21 September Hari Perdamaian Dunia

ACEHTERKINI.COM | Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan setiap tanggal 21 September adalah Hari Perdamaian Dunia. Dilansir wikepedia dan sejumlah sumber, berawal tahun 1981 Hari Perdamaian International ini mulai dirayakan.

Di Negara Liberia, hari ini sebagai hari libur nasional. Seluruh warga Liberia merayakan Hari Perdamaian International setiap tanggal 21 September. Semua instansi pemerintah dan swasta diminta untuk mengheningkan cipta.

Hari ini, 21 September, Kantor PBB di New York membuka sidang majelis umum PBB membahas konflik yang terjadi di dunia.

Badan Dunia ini menganjurkan kepada semua pihak untuk menyelesaikan konflik secara damai melalui dialog secara terus menerus. Dalam mewujudkan perdamaian dunia ini, “Dialogue Among Civilization” sangat dianjurkan. [Red]

Berikut adalah daftar penerima Nobel Perdamaian dari PBB sejak 1981:

1982 Alva Reimer Myrdal (Swedia) dan Alfonso García Robles (Meksiko)
1983 Lech Walesa (Polandia)
1984 Desmond Mpilo Tutu (Afrika Selatan)
1985 International Physicians for the Prevention of Nuclear War (Amerika Serikat)
1986 Elie Wiesel (Amerika Serikat)
1987 Óscar Rafael de Jesús Arias Sánchez (Kosta Rika)
1988 United Nations Peacekeeping Forces
1989 Dalai Lama XIV (Tibet)
1990 Mikhail Sergeyevich Gorbachev (Uni Soviet)
1991 Aung San Suu Kyi (Myanmar)
1992 Rigoberta Menchú Tum (Guatemala)
1993 Nelson Mandela (Afrika Selatan) dan Frederik Willem de Klerk (Afrika Selatan)
1994 Yasser Arafat (Palestina)
1995 Joseph Rotblat (Polandia/Inggris)
1996 Carlos Filipe Ximenes Belo dan José Manuel Ramos Horta (Timor Leste)
1997 International Campaign to Ban Landmines dan Jody Williams (Amerika Serikat)
1998 John Hume dan William David Trimble (Amerika Serikat)
1999 Dokter Lintas Batas
2000 Kim Dae Jung (金大中) (Korea Selatan)
2001 Kofi Atta Annan (Ghana)
2002 Jimmy Carter (Amerika Serikat)
2003 Shirin Ebadi  (Iran)
2004 Wangari Muta Maathai (Kenya)
2005 Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan  Mohamed ElBaradei (Mesir)
2006 Grameen Bank (Bangladesh) dan Muhammad Yunus (Bangladesh)
2007 IPCC dan Albert Arnold Gore (Amerika Serikat)
2008 Martti Oiva Kalevi Ahtisaari (Finlandia)
2009 Barack Obama (Amerika Serikat)
2010 Liu Xiaobo (China)
2011 Ellen Johnson Sirleaf (Liberia), Leymah Gbowee (Liberia),Tawakkul Karman (Yaman)
2012 Uni Eropa (Eropa)
2013 Organisasi Anti Senjata Kimia (Belanda)
2014 Kailash Satyarthi (India) dan Malala Yousafzai (Pakistan)

To Top