Hukum

18 Orang Pelanggar Syariat Islam Dihukum Cambuk

18 Orang Pelanggar Syariat Islam Dihukum Cambuk
Salah Seorang Pelaku Khalwat atau Mesum dihukum cambuk di Masjid Baitusshalihin, Ulee Kareeng, 18 September

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 18 orang pelaku judi dan mesum atau khalwat dihukum cambuk di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareeng, Kota Banda Aceh, Jum’at (18/9/2015) pagi. Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal turut hadir melihat langsung eksekusi pelanggar Syariat Islam di Banda Aceh.

Dari 18 orang pelanggar Syariat Islam itu, delapan diantaranya adalah pelaku mesum atau khalwat, sedangkan 10 orang lagi pelaku judi batu domino. Mereka terdiri dari empat perempuan dan 14 laki-laki. Diantara empat perempuan itu, satu orang berinisial UH tidak dicambuk karena sedang dalam operasi melahirkan di Lhokseumawe.

Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mengajak masyarakat untuk tidak mengucilkan semua pelanggar Syariat Islam. “Kita bina, kita terima, jangan dikucilkan, ajak pelanggar Syariat Islam itu bertobat dan kembali di jalan Allah swt,” tutur Illiza dalam sambutan singkatnya.

Pelaksanaan cambuk ini adalah amanah dari undang-undang. Illiza mengatakan eksekusi cambuk adalah pembelajaran bagi seluruh masyarakat.

18 orang pelanggar Syariat Islam yang dicambuk itu masing-masing berinisial Rah, Zul, LR, Ri, Ir, Fah, Yun, Kam, Mau, Syam, Chai, Ach, Ir, Syah, Mel, Ded, Dar. Umumnya mereka berprofesi sebagai mahasiswi, ex pelajar, wiraswasta, pedagang dan nelayan. [Fir]

To Top