Sosial

WAA: 10 Tahun Damai Aceh, Pemerintah Aceh Gagal

WAA: 10 Tahun Damai Aceh, Pemerintah Aceh Gagal
Hassan Basri (Baju Hitam) Melakukan Evaluasi 10 Tahun Damai Aceh di Denmark [Ist]

ACEHTERKINI.COM | Evaluasi 10 tahun MoU Helsinki dan Perdamaian Aceh oleh World Acehnese Association ( WAA ) yang berpusat di Denmark menyebutkan kinerja Pemerintah Aceh dalam melaksanakan poin-poin terkait kewenangan Aceh sebagaimana tertuang dalam MoU Helsinki belum ada hasil alias gagal.

Dalam siaran tertulis yang diterima acehterkini, Minggu (16/8/2015), Koordinator WAA, Hassan Basri menyebutkan Pemerintah Aceh masih gagal mewujudkan kewenangan Aceh dan merealisasi poin-poin MoU sesuai kesepakatan RI dan GAM.

“Ini telah terjadi penipuan baru dalam mewujudkan kewenangan Aceh,  seperti adanya kasus-kasus dugaan korupsi, fungsi pemerintahan tidak baik, pembangunan asal jadi, sehingga masyarakat Aceh dapat merasakan sistem penjajahan moderen yang diterapkan di balik perdamaian,” tulis Hassan Basri.

Jika qanun-qanun yang sudah di buat dan disahkan oleh Pemerintah Aceh tidak disetujui oleh Pemerintah Pusat sehingga menghambat terlaksananya kewenangan Aceh, maka Pemerintah Aceh menyerahkan persoalan itu kepada GAM untuk berdioalog kembali dengan Pemerintah Indonesia.

“Tugas GAM masih komitmen mengawal poin-poin MoU Helsinki,” ujar Hassan.

WAA meminta Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Aceh segera menjalankan kewenangan Aceh sesuai poin-poin MoU Helsinki dan harus bertanggung jawab untuk meyelesaikan semua persoalan MoU yang masih tertunda.  [Ril]

To Top