Hukum

Saksi Tidak Hadir, Sidang Kasus Anggota Din Minimi Ditunda Lagi

ACEHTERKINI.COM | Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon kembali menggelar sidang kasus penculikan korban Maulidin (37). Sidang lanjutan kedua kasus tersebut harus ditunda lagi karena beberapa orang yang menjadi saksi dalam kasus tersebut tidak  hadir.

Tiga orang saksi yang seharusnya menghadiri PN hari Senin (24/08/2015), namun hanya satu orang dapat hadir yakni Syahrulradi (38).

Dibangku persidangan, pria berasal dari Kecamatan Dewantara ini pun mengaku tidak mengenal persis dua diantara tiga terdakwa kasus penculikan tersebut.

“Saya hanya mengenal satu diantara mereka (Terdakwa) yakni IR. Ia yang merental mobil Avanza BL XXX N. Identitas dia saya kantongi karena ada Kartu Tanda Penduduk (KTP) sama saya,” kata dia dihadapan para hakim.

Seperti yang pernah diberitakan media massa sebelumnya, tiga orang yang diduga anggota kelompok bersenjata Nurdin Ismail (Din Minimi) yang masing-masing berinisial MS, warga Desa Keude Simpang empat dan MZ, warga Desa Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara dibekuk oleh aparat Kepolisian Resort (Polres) Lhokseumawe dibantu Polres Aceh Utara.

Ketiga terdakwa itu diduga telah melakukan penculikan terhadap korban Maulidin alias Makwoe, warga Desa Tambon, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Ketiganya dilaporkan oleh para saksi yakni M. Rizal, Zainal Abidin dan Lukman kepada Polres Aceh Utara.

Kuasa Hukum Maulidin, Fauzan, SH mengatakan, rencana sidang kedua ini dihadiri tiga saksi yang telah melaporkan terdakwa tersebut. Namun, saksi-saksi tidak berhadir ke PN Lhoksukon. Sehingga, sidang yang dimulai pukul 12.00WIB itu terpaksa harus ditunda pukul 13.00WIB.

“Sidang ditunda pada Senin (31/08/2015) mendatang,” kata Fauzan, SH.

Koordinator LBH Banda Aceh, Cabang Lhokseumawe ini mengatakan, pada sidang selanjutnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhoksukon akan menghadirkan saksi dari Polisi. Sebelumnya ada dihadirkan 5 saksi, namun mereka juga mengaku tidak mengenal terdakwa.

“Nanti saya yakin Polisi pasti kenal,” tambah Fauzan. Disampaikannya, jumlah saksi yang sudah diperiksa sudah enam orang.

Sidang yang kedua ini dipimpin Ketua Hakim Abdul Wahab, bersama hakim anggota Wisnu Suryadi, dan  Fitri SH, dua Panitera yakni Fauziah dan Safriadi serta 3 Jaksa Penuntut Umum yaitu Fahmi Jalil SH, Heriansyah dan Afriadi Hakim. [Jamal]

To Top