Sosial

Pengumuman Lelang Proyek Pemukiman Kumuh di Banda Aceh Berakhir

ACEHTERKINI.COM | Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dam Perumahan Rakyat membuka pengumuman lelang proyek pembangunan infrastruktur pemukiman kumuh di Kota Banda Aceh. Dilansir dari laman PU, Kamis (20/8/2015), proyek yang menghabiskan sekitar Rp 17 miliar lebih itu dilakukan di dua titik.

Titik pertama di kawasan Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh dengan nilai anggaran sebesar Rp8,076,480,000.

Kemudian lokasi kedua di kawasan Alue Naga, Deah Raya, Tibang, Rukoh Kota, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh dengan nilai anggaran sebesar Rp9.4 miliar.  Pengumuman lelang ini dibuka 13 Agustus 2015 dan berakhir hari ini, 20 Agustus 2015.

Sedangkan supervise untuk proyek-proyek tersebut dianggarkan hanya Rp200 juta. Dokument administrasi dan teknis paling lambat diterima oleh panitia lelang, besok, 21 Agustus 2015.

Sampai hari terakhir sudah 25 perusahaan yang sudah mendaftar untuk proyek di kawasan Lambaro Skep, yaitu, PT Garda Alam Semesta, PT Juliprima Kentjana, PT Prakarsa Mulia Bernama, PT Hinoka Mulia, PT Harmaco, PT. Bosnila Brothers, PT. Kiram Sejati, PT Nia Yulided Bersaudara, PT Bumi Aceh Citra Persada, PT Arnas Putra Utama, PT Paldamero Putra Utama, PT Tata Rama Citra, PT. Karya Konstruksi, PT Ambiya, PT Mitra Agung Indonesia, CV Karya Ananda Farel, PT Mulia Rakan, PT Karya Mukti Bersaudara, PT Handaru Adhiputra, CV Kalibrasi Engineering, PT. Bumoe Aceh Raya, PT Pola Mulia, PT Oace Delta Prakarsa dan PT Era Jaya Maju Join.

Kemudian untuk proyek di kawasan Aleu Naga, Deah Raya, Tibang dan Rukoh Kota, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh 23 perusahaan mendaftar, yaitu PT Hinoka Mulia, PT Handaru Adhiputra, PT Harapan Jaya, PT Prakarsa Mulia Bernama, PT. Bosnila Brothers, PT Nia Yulided Bersaudara, PT Bumi Aceh Citra Persada, PT Arnas Putra Utama, PT. Tata Rama Citra, PT Karya Konstruksi, PT Ambiya, PT Wanda Prima Perdana, PT Mitra Agung Indonesia, CV Karya Ananda Farel, PT Mulia Rakan, PT Sang Saka, PT Rayusi Utama, PT Karya Mukti Bersaudara, PT Pola Mulia, PT Oace Delta Combina, CV Tata Kreasi Bersaudara, PT Era Jaya Maju Join dan PT. Gadeng Multi Koalisi.

Kepala PU Kota Banda Aceh, Syamsul Bahri mengatakan proyek pemukiman kumuh itu hanya khusus pembangunan jalan yang rusak, lampu jalan dan drainase di semua desa. “Tidak ada pembangunan rumah di dua lokasi itu,” kata dia singkat. [Red]

To Top