Lingkungan

Pengelolaan Lingkungan Hidup Di Aceh Masih Buruk

Dir. Eksekutif Daerah Walhi Aceh, M.Nur

ACEHTERKINI.COM | Direktur Eksekutif Daerah, Walhi Aceh, Muhammad Nur mengatakan banyak pembangunan tanpa izin dan konflik ruang masih menghantui buruknya pengelolaan Sumber Daya Alam di Aceh.

Kepada acehterkini, Jum’at (28/8/2015), Ia menjelaskan kasus-kasus lingkungan hidup masih bertaburan. “Kami menduga ada banyak pembangunan ruas jalan di dalam kawasan hutan tanpa izin lingkungan,” kata M. Nur.

Walhi Aceh masih meragukan komitmen Pemerintah Aceh dengan semangat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh ditengah 10 tahun perdamaian di Aceh. Pasalnya kepatuhan terhadap hukum, etika pembangunan masih menghantui semangat perbaikan pengelolaan lingkungan hidup di Aceh.

Catatan Walhi Aceh ada 15 kasus buruknya pengelolaan lingkungan hidup yang dihadapi warga Aceh saat ini. Secara umum diantaranya,  pembiaran pembangunan tanpa izin lingkungan, meningkatnya konflik satwa – manusia, konflik warga dengan TNGL, perambahan hutan lindung, tambang illegal, dan konflik tapal batas antara HGU dengan perkebunan tanpa ada penyelesaian.

Kami mendorong pemerintah Aceh untuk memperkuat kembali kinerja di sektor lingkungan hidup, diantaranya penyelesaian kasus sengketa lahan masyarakat dengan HGU. [Red]

To Top