Ekonomi

Ekspor Aceh Turun, Kopi dan Karet Masih Pakai Pelabuhan Medan

ACEHTERKINI.COM | Kegiatan Ekspor Migas dan Non Migas Provinsi Aceh tercatat Juni 2015 mengalami penurunan sebesar 56,94 persen. Ketua BPS Aceh, Hermanto dalam rilis Agustus 2015 menyebutkan tidak ada komoditi ekspor Migas yang dilakukan pada Juni 2015.

Selain itu BPS juga mencatat Neraca Perdagangan Provinsi Aceh pada Juni 2015 mengalami defisit sebesar 16.573.114 USD atau mengalami penurunan sebesar 458,86 persen jika dibandingkan pada Mei 2015.

Lanjut Hermanto, Ekspor komoditi non Migas juga mengalami penurunan sebesar 56,94 persen. Kelompok komoditi non Migas terbesar yang diekspor berupa bahan bakar mineral, bahan kimia anorganik, ikan dan udang melalui pelabuhan dalam Provinsi Aceh tujuan Singapura dan India.

Sementara itu komoditi Kopi Arabika dan Karet masih diekspor melalui pelabuhan di luar Provinsi Aceh. BPS menyebutkan komoditi terbesar adalah jenis Kopi Arabika yang diekspor dari Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara menuju Korea Selatan, Belgia, Kanada dan Amerika Serikat. Nilai ekspor kopi dari Medan ini tercatat 1.011.863 USD.

Selain menggunakan jasa pelabuhan Medan, Kopi Arabika juga diekspor melalui Bandara Soekarno Hatta sebesar 450 USD ke Negara Jepang.

Kemudian komoditi karet juga diekspor menggunakan jasa pelabuhan belawan, Sumatera Utara sebesar 60.327 USD ke Negara Malaysia. [ate]

To Top