Hukum

Dugaan Khalwat PNS Nagan Raya Tetap Diproses, Tersangkanya Ditangguhkan

ACEHTERKINI.COM | Kepala Satpol PP dan WH Provinsi Aceh, Bukhari menegaskan bahwa pelaku yang diduga telah melakukan khalwat di kawasan Lam Ujong, Meunasah Manyang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, 5 Agustus 2015 dinihari itu tetap diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pelaku yang berinisial MM dan SB itu adalah PNS di Nagan Raya, sudah berstatus tersangka dan sekarang sudah kita berikan penangguhan pekan lalu,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRA, Jum’at (14/8/2015).

Alasan penangguhan, kata Bukhari, ada bukti yang harus dilengkapi oleh tersangka yaitu surat-surat nikah mereka. “Masih kita tunggu bukti, prosesnya terus berjalan, bisa sampai satu tahun bahkan lebih,” katanya menyakinkan.

Lanjut Bukhari, setelah selesai, berkasnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi untuk proses selanjutnya.

Mananggapi masalah itu, Bupati Nagan Raya, HT Zulkarnaini saat meninjau lokasi MTQ, Senin, (10/8/2015) mengatakan jika pelaku terbukti melakukan pelanggaran terhadap Qanun Syariat Islam maka keduanya harus dihukum sesuai qanun yang berlaku.

Sebelumnya MM dan SB ditangkap oleh warga dalam satu rumah pada 5 Agustus 2015 dinihari di kompleks perumahan indah Lam Ujong Meunasah Manyang, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Kedua pelaku disebut-sebut merupakan PNS di DPKKD Kabupaten Nagan Raya dan satu diantaranya merupakan adik kandung dari Bupati Nagan Raya.  [edi]

To Top