Sosial

Digelar 15 November, Gubernur Minta Jokowi Buka 10 Tahun Damai Aceh

Digelar 15 November, Gubernur Minta Jokowi Buka 10 Tahun Damai Aceh
Penandatangan MoU Helsinki 15 Agustus 2005

ACEHTERKINI.COM | Gubernur Aceh, Zaini Abdullah meminta Presiden RI, Joko Widodo untuk menghadiri peringatan 10 tahun MoU Helsinki dan Perdamaian Aceh.

Hal itu dikatakan Gubernur Aceh saat berada di Istana Kepresidenan, Jum’at (7/8/2015).

Zaini mengatakan peringatan 10 tahun MoU Helsinki yang seyogyanya dilaksanakan pada 15 Agustus 2015 diundur sampai 15 November 2015. Belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Aceh alas an pengunduran moment yang paling bersejarah bagi rakyat Aceh tersebut.

“Presiden RI kita minta untuk membuka acara itu dan Wakil Presiden RI kita undang untuk menutup peringatan 10 tahun MoU Helsinki dan Perdamaian Aceh,” ujar Zaini Abdullah.

Menurutnya, Pemerintah Aceh juga akan mengundang pihak asing yang menjadi mediator dalam perudingan antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka.

Dalam peringatan tersebut, Pemerintah Aceh juga akan memberikan pernghargaan kepada pihak yang dianggap memiliki peran penting dalam proses menciptakan perdamaian.

“Presiden Finlandia akan kami undang, lalu setelah menandatangani perdamaian itu, IMF juga akan kami undang, dan memberikan penghargaan tertinggi juga,” ujarnya.

Saat ini, Aceh memiliki otonomi khusus yang memungkinkan adanya partai lokal di provinsi tersebut. Partai tersebut juga berhak bertarung dalam pemilihan umum kepala daerah. [Sp/Red]

To Top