Sosial

Ayah Meurante Tulis Surat Kecewa Pada Gubernur Aceh

ACEHTERKINI.COM | Ayah Meurante begitu nama samaran warga Aceh yang sekarang mengaku berdomisili di Negara Malaysia ini. Ia menulis surat elektroniknya kepada acehterkini untuk disampaikan kepada Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

Dalam suratnya itu, Ayah Meurante mengaku sangat kecewa dengan sikap Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dengan menunda perayaan moment bersejarah 10 tahun MoU Helsinki dan Perdamaian Aceh.

“Saya sangat kecewa membaca berita penundaan perayaan 10 tahun MoU Helsinki dan Perdamaian Aceh tanpa alasan yang jelas oleh Gubernur Aceh yang juga mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu,” tulis Ayah Meurante dalam suratnya itu kepada acehterkini. [Baca : Digelar 15 November, Gubernur Minta Jokowi Buka 10 Tahun Damai Aceh]

“Itu hari bersejarah (red- 15 Agustus) kenapa di pindah, seharusnya seluruh Rakyat Aceh bisa berlibur pada hari itu,” tulis Ayah Meurante yang telah di edit kembali suratnya oleh redaksi acehterkini, Senin (10/8/2015).

“Jangan jadikan Aceh semahunya, kalau moment ini ditunda, maka Gubernur Aceh telah melukai perasaan anak yatim, janda dan korban selama konflik,” kata dia.

Tanpa menyebutkan identitasnya yang resmi, Ayah Meurante berharap Gubernur Aceh mempertimbangkan kembali niatnya itu. “Saya berharap Zaini memikirkan kembali niatnya itu, hargailah perasaan anak yatim, janda, dan korban konflik,” kata dia sembari memohon maaf jika tulisan ini dianggap kasar. [Red]

To Top