Layanan Publik

Waspadai Surat Kemendagri Palsu

Waspadai Surat Kemendagri Palsu

ACEHTERKINI.COM | Sekretaris Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Abdul Muin sudah tertipu dengan surat yang mengatasnamakan Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya surat tersebut ditanda-tangani oleh Tarmizi Karim sebagai Dirjen PMD.

Dalam pesan elektroniknya, Abdul Muin melalui Mantan Asisten Fasilitator Kecamatan Peunaron PNPM Mandiri Perdesaan Thn 2009-2011, Fadhil Rahmi mengatakan isi surat tersebut menyebutkan bahwa Desa Sri Mulya mendapat alokasi dana Rp125 juta untuk Program Pembangunan Desa Tertinggal.

Abdul Muin awalnya mengaku sangat yakin dengan isi surat tersebut. Kemudian Sekdes Sri Mulya melakukan transfer Rp1.250.000 untuk uang pendampingan ke rekening Bank BRI Cabang Jakarta nomor 331401001517505 atas nama Anggi Amelia. Setelah transfer selesai dilakukan, Abdul Muin diminta untuk menyetor lagi uang sebesar 10 persen dari jumlah alokasi dana yang dijanjikan.

Abdul Muin mulai merasa curiga. Ia kemudian menghubungi Fadhil Rahmi yang kini bertugas di Ombudsman Aceh untuk dapat langsung bertemu dengan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh, Zulkifli Hasan yang juga disebut-sebut dalam surat palsu itu.

“Saya sudah telpon Kepala BPM Aceh, dan ternyata surat yang ditanda-tangani Tarmizi Karim (Dirjen PMD Kemendagri) dan Yuswandi (Sekjen Kemendagri) itu adalah Palsu, Kepala BPM mengatakan bahwa surat tersebut bohong,” ujar Fadhil Rahmi mengutip apa yang disampaikan Kepala BPM Aceh. [red]

To Top