Politik

Wakil Ketua DPR Aceh, Sulaiman Abda Diusulkan di PAW

Wakil Ketua DPR Aceh, Sulaiman Abda Diusulkan di PAW
Muntasir Hamid

ACEHTERKINI.COM | Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Aceh, Muntasir Hamid menegaskan telah memecat Ketua DPD I Partai Golkar Aceh Sulaiman Abda.

“Pemecatan kepada Sulaiman Abda yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Aceh itu dikeluarkan sejak 15 Mei 2015 lalu,” kata Muntasir kepada acehterkini, Jum’at (24/7/2015).

Muntasir menambahkan bahwa Sulaiman Abda dicopot dari keanggotaan di Partai Golkar.

“Hari Senin, 27 Juli 2015 pagi, pihaknya akan mengantarkan berkas ke Kantor KIP Aceh untuk usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) Sulaiman Abda,” kata Muntasir.

Tambahnya ada beberapa nama lagi yang akan dipecat dan di PAW. “Kami belum menerima laporan dari panitia sembilan, setidaknya ada tiga atau empat nama lagi yang menyusul,” ujar Sekretaris DPD I Partai Golkar Aceh di Kubu Ical ini.

Masih dikatakan Muntasir Hamid, anggota lain yang akan menyusul itu masih bisa diobati. “Tapi kalau DPP bersikeras, apa boleh buat,” ujarnya.

Keputusan itu katanya menyusul adanya putusan PN Jakarta Utara yang  membatalkan Surat Keputusan (SK) Menkumham yang mensahkan kepengurusan Partai Golkar versi Munas Ancol kubu Agung Laksono.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengabulkan gugatan pengurus Partai Golkar hasil Munas Bali di bawah pimpinan Aburizal Bakrie. Hakim memutuskan bahwa pelaksanaan Munas Ancol yang dipimpin oleh Agung Laksono tidak sah.

“Majelis hakim menilai adanya bukti perbuatan melawan hukum, maka Munas Ancol harus dinyatakan tidak sah,” ujar Hakim Ketua Lilik Mulyadi di PN Jakut, Jumat (24/7/2015) dikutip Kompas tadi.

Atas putusan PN Jakarta Utara ini, Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Jakarta, Lawrence Siburian menilai, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah melampaui kewenangannya dalam memutus gugatan pengurus Golkar hasil Munas Bali. Karena itu kubu Golkar yang diketuai Agung Laksono kata Lawrence, akan mengajukan banding.

“Kami akan mengajukan banding. Kami akan minta pengadilan tinggi meluruskan hal ini,” ujar Lawrence, Jumat (24/7/2015) dikutip dari situs JPNN.

Menanggapi kisruh internal Partai Golkar Aceh ini, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Sulaiman Abda tidak berhasil dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirim melalui selulernya juga tak kunjung mendapat balasan. Beberapa kali dihubungi redaksi acehterkini juga tidak mendapat respon dari Wakil Ketua DPRA itu. [Red]

To Top