Sosial

Tinggal di Gubuk Reot, Malih Butuh Tangan Dermawan

Tinggal di Gubuk Reot, Malih Butuh Tangan Dermawan
Parasian Berutu, Kepala Kampong Sikoran, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil Berdiri di Depan Gubuk Reot Milik Malih Berutu. Foto [Jamaluddin]

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Aceh sepertinya harus lebih jeli melihat kondisi masyarakatnya. Malih Berutu (80), pria Lansia ini tinggal sebatang kara di Kampong Sikoran, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil. Malih sakit-sakitan dan tinggal di gubuk reot.

Kepala Kampong Sikoran, Parasian Berutu bertutur kisah kepada wartawan acehterkini, Kamis, (2/7/2015). Ia menceritakan bahwa kondisi Malih saat ini sangat butuh perhatian dari para dermawan, terutama bantuan dari Pemerintah Aceh, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

“Malih tinggal sebatang kara di gubuk reot, ia terlunta-lunta hidup seorang diri, selama ini saya yang mengurusi Malih,” ujar Kepala Desa Kampong Sikoran.

Tinggal di Gubuk Reot, Malih Butuh Tangan Dermawan
Malih Berutu, 80 Tahun

Katanya, gubuk yang dihuninya tak pantas untuk ditinggal manusia. Malih tidak bisa bekerja, bicarapun semakin tidak jelas terdengar. “Malih butuh perhatian dermawan,” harap Parasian Berutu.

Parasian menuturkan bahwa kondisi Malih ini pernah disampaikannya kepada instansi terkait. Namun hingga saat ini belum ada satupun yang peduli terhadap kondisi Malih.

“Semoga Bupati Aceh Singkil, Safriadi terpanggil untuk membantu Malih Berutu,” harap Kepala Kampong Sikoran, Kecamatan Danau Paris, Parasian Berutu mengakhiri pembicaraan. [Jamaluddin]

To Top