Sosial

Setelah di Jakarta, Pra Kongres KPA Berlanjut ke Medan

Bangun Peradaban Bahasa Lokal di Aceh

Setelah di Jakarta, Pra Kongres KPA Berlanjut ke Medan
Ahmad Farhan Hamid

ACEHTERKINI.COM | Setelah sukses menyelenggarakan Pra Kongres Peradaban Aceh (KPA) di Jakarta pada 26 Juni 2015 lalu, kini panitia melanjutkan kegiatan yang sama di Medan, Sumatera Utara.

Ketua Panitia Persiapan Kongres Peradaban Aceh, Ahmad Farhan Hamid mengatakan Pra KPA akan diadakan di Medan pada September 2015. Acara ini juga akan dihadiri tokoh Aceh yang berdomisili di Medan serta mengundang 10 Konsul Negara sahabat pada pembukaan Pra KPA oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

Dalam siaran tertulis yang diterima acehterkini, Sabtu (11/7/2015), panitia pra KPA yang akan berlangsung di Medan ini di ketuai oleh Zulkifli Husein dan T. Munthadar sebagai sekretaris.

Setelah pra KPA di Medan ini digelar, panitia akan melakukan Kongres Peradaban Aceh (KPA) yang akan dipusatkan di Kota Banda Aceh pada Oktober 2015 mendatang.

Seperti diketahui, Kongres Peradaban Aceh akan diadakan di Aceh pada akhir Oktober 2015. KPA 2015 ini mengambil tema penguatan bahasa-bahasa lokal di Aceh. Aceh setidaknya memiliki 13 bahasa lokal. “Belum semua bahasa itu memiliki kamus,” ujar Mustafa Ismail, sekretaris panitia kongres.

Setelah di Jakarta, Pra Kongres KPA Berlanjut ke Medan

Menurut Mustafa, salah satu agenda aksi yang akan dilakukan pasca kongres adalah membuat kamus untuk semua bahasa di Aceh, baik dalam bentuk cetak maupun digital dan bisa diunduh di internet.

Agenda aksi lainnya adalah mendorong lahirnya “majelis bahasa” di tiap daerah yang bertanggungjawab terhadap perkembangan bahasa-bahasa lokal di wilayah penuturnya masing-masing.

Tambahnya, nanti ada satu hari tiap bulan sebagai hari bertutur bahasa lokal di masing-masing tempat, termasuk di sekolah dan instansi pemerintah. “Bahasa-bahasa lokal itu juga perlu masuk kurikulum muatan di sekolah, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi” ujar panitia kongres. [red]

To Top