Sosial

Selama Ops Ketupat Rencong, 8 Kasus Laka terjadi di Abdya

Selama Ops Ketupat Rencong, 8 Kasus Laka terjadi di Abdya
Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Selama pelaksanaan operasi ketupat rencong tahun 2015 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ditemukan sebanyak 8 (delapan) kasus Lakalantas terjadi di sepanjang jalan nasional setiap kecamatan dalam kabupaten setempat.

Dari delapan kasus lakalantas tersebut, kejadian paling berat terjadi di Kecamatan Babahrot satu orang meninggal dunia dan satu kejadian lagi luka berat. kemudian 2 kasus lakalantas terjadi di Kecamatan Kuala Batee kondisi korban luka berat dan luka ringan, selanjutnya Kecamatan Jeumpa, Susoh dan Tangan-Tangan masing-masing terdapat satu kasus lakalantas dengan kondisi korban ada yang luka berat dan ringan.

“Semua kasus lakalantas tersebut masih dalam proses penyidikan, kita sedang memeriksa sejumlah saksi dan juga melihat dari bukti-bukti yang ada,” kata Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH melalui Kasatlantas AKP Imam Syafii didampingi Kanit Laka Brigadir Joko, Jumat (24/7/2015).

Selain satu orang meninggal dunia, lanjut Imam, peristiwa lakalantas itu juga mengakibatkan 4 orang mengalami luka barat dan tercatat sekitar 12 orang mengalami luka ringan.

“Kecelakaan itu terjadi karena tingkat kewaspadaan pengendara yang tidak hati-hati, serta keinginan mendahului kendaraan lain tidak sabaran, sehingga lakalantas tak mampu dihindari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Imam menjelaskan, kejadian lakalantas ini disebabkan laju kendaraan terlalu tinggi, padahal untuk kecepatan di Kabupaten Abdya antara 40 sampai dengan 60 kilometer per jam.

“Kita sudah berkali-kali menghimbau, agar tidak kebut-kebutan dijalan raya, tetapi mereka yang berkendara tidak mengindahkannya, maka resiko kejadian harus dirasakan oleh pengendara itu sendiri,” tuturnya.

Dilain hal Imam juga memberitahukan, usai pelaksanaan ops ketupat rencong yang akan berakhir esok, Sabtu (25/7/2015). Pihaknya akan segera mensosialisasikan memakai helm dua untuk pengendara yang berboncengan.

“Insya Allah dalam tahun ini akan kita coba, karena memakai helm dua itu sangat membantu keselamatan pengendara di jalan raya,” pungkasnya.

Terakhir Imam memastikan, kondisi arus balik di kabupaten Abdya masih lancar dan aman, tapi, menurut Imam, meskipun ruas jalan di Abdya sudah memadai, namun penerangan lampu jalan dinilai masih kurang. “Semoga saja kedepan akan lebih baik, sehingga angka kecelakaan di Abdya semakin berkurang,” demikian Imam. [Rizal]

To Top