Hukum

Sebarkan Foto Setengah Bugil, YARA akan Laporkan Polisi Syariat Islam ke Polisi

 Sebarkan Foto Setengah Bugil, YARA akan Laporkan Polisi Syariat Islam ke Polisi
Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perkwakilan Aceh Barat Daya (Abdya) akan melaporkan oknum yang diduga dari petugas Wilayatul Hisbah (WH) atau Polisi Syariat Islam kepada pihak Kepolisian karena telah menyebar luaskan foto setengah bugil pasangan mesum yang ditangkap pada Senin malam (29/6/2015) lalu sekitar pukul 21.30 WIB.

YARA menilai kalau, tindakan yang dilakukan oknum yang diduga dari WH tersebut telah pelanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Selain kepada polisi, YARA juga akan melaporkan oknum itu, kepada Kasatpol PP dan WH Provinsi Aceh dan Dinas Syari’at Islam Aceh, karena dinilai selain menyebarkan foto juga telah mempermalukan pelaku mesum yakni terjadinya pembunuhan karakter.

“Meskipun mereka telah bersalah, maka foto yang tidak senonoh jangan disebarkan, karena akan merendahkan martabat orang dan merusak hidup orang, dan itu bertentangan dengan Undang-Undang,” kata Ketua YARA Perwakilan Abdya Miswar SH dalam rilisnya, Jum’at (3/7/2015).

Dikatakannya, WH adalah suatu lembaga pengawasan, jadi kenapa WH tidak lansung memproses kedua pelaku yang sejak awal sudah dicurigai, maka tidak perlu menunggu mereka melakukan maksiat.

“Kami menilai keberadaan WH di Abdya tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, maka perlu dipertanyakan, masak maksiat dibiarkan dulu baru kemudian ditangkap, kan aneh,” ujar Miswar.

“Selain itu, kami juga meminta, kepada Bupati Aceh Barat Daya, Jufri Hasanuddin untuk menegur Kasatpol PP dan WH Abdya Riad SE, agar mengajarkan anggotanya untuk beradap, karena telah melakukan kejahatan kesusilaan,” sambungnya.

Miswar menerangkan, mengenai hal itu, sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, Pasal (27) setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diakses informasi elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sanksi pidana akan dikenakan bagi setiap orang yang melakukan perbuatan.

Selain itu juga disebutkan dalam Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang pornografi, setiap orang dilarang membuat dan menyebarluaskan pornografi.

Terkait dengan hal itu, Kasatpol PP dan WH Abdya, Riad SE, mengatakan kalau, pihaknya telah mengingatkan kepada personel baik WH maupun Satpol PP supaya tidak menyebarluaskan foto yang tidak senonoh terhadap pelaku mesum.

Riad memastikan, kalau yang menyebarkan foto itu bukan personel dari WH, kemungkinan ada oknum lain, yang jelas bukan personelnya.

“Jauh hari kita sudah ingatkan kepada anggota agar tidak menyebarluaskan foto yang tidak senonoh terhadap pelaku mesum, namun untuk lebih lanjut terkait dengan laporan YARA itu, kita akan koordinasikan dulu,” singkat Riad yang mengaku kalau dirinya sedang ada pertemuan dengan pihak YARA Abdya diruang kerjanya. [by.Rizal]

To Top