Peristiwa

Rumah Kader PNA Dilempari Bom Molotov

ACEHTERKINI.COM | Aksi teror bom kembali terjadi di Aceh Utara. Sebuah rumah yang terletak di Desa Geulumpang VII, Kecamatan Matang Kuli dilempari bom molotov. Rumah tersebut diketahui milik Rusli (55) alias Lukhen. Ia adalah Kader Partai Nasional Aceh (PNA).

Informasi yang dihimpun acehterkini, peristiwa itu terjadi pada pukul 23.45WIB, Selasa (28/07/2015) malam. Saat kejadian, hanya tiga orang yang ada dirumah tersebut, yakni Rusli, istrinya Maryani (45) dan neneknya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Maryani saat ditemui acehterkini, Rabu, mengakui sempat mendengar ada gerakan kaki pelaku yang diduga lebih dari satu orang didekat rumahnya. Bom molotov yang dibuat pelaku dari botol sirup itu dilempari ke atap seng rumah korban. Beruntung, botol tersebut tidak meledak di atas atap rumah.

“Saya sempat mendengar seperti ada suara orang jalan kaki dekat rumah saya. Kemudian nggak lama setelah itu saya kaget mendengar ada suara ledakan sebanyak tiga kali,” ungkap Maryani.

Menurutnya, api yang berasal dari sumbu botol tersebut sempat meledak jatuh di halaman rumahnya. Api yang membesar itu akhirnya kami padamkan. Ada juga warga yang menolong karena saya teriak minta tolong,” jelas Maryani.

Aparat Kepolisian Resort (Polres) Aceh Utara sekitar pukul 01.50WIB tiba dilokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah botol kaca dan sumbu yang telah terbakar serta ditemukan cairan bensin.

Belum diketahui persis motif dari kejadian ini, namun pihak keluarga korban sangat berharap aparat kepolisian segera mengungkap siapa pelaku dibalik kasus tersebut. Korban mengaku hingga saat ini masih trauma dengan peristiwa tersebut, apalagi menjelang Pemilukada di Aceh. [by-Jamal]

To Top