Ekonomi

Pasar Murah di Abdya, Harga Sembako Dipotong 23 Persen

Pasar Murah di Abdya, Harga Sembako Dipotong 23 Persen
Menjelang Lebaran Idul Fitri 1436 H, Pemkab Aceh Barat Daya Gelar Pasar Murah 

ACEHTERKINI.COM | Dalam rangka Bulan Suci Ramadhan dan menyambut hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Pasar Murah di sembilan kecamatan dalam kabupaten setempat untuk warga ekonomi menengah kebawah.

Panitia pelaksana kegiatan pasar murah tersebut meliputi, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Abdya, Perum Bulog Sub Divre VI Blangpidie dan staf kantor di 9(sembilan) kecamatan dalam kabupaten setempat.

Kepala Disperindagkop dan UKM Abdya, Drs Sulaiman MM, Rabu (1/7/2015) mengatakan, untuk hari ini pihaknya menggelar pasar murah di wilayah Kecamatan Blangpidie, Jeumpa dan Susoh.

“Rata-rata kita mengambil tempat di kantor camat masing-masing wilayah, agar masyarakat mudah mengakses ke lokasi,” sebutnya.

Kemudian pada Kamis (2/7/2015) lokasi pasar murah akan berpindah ke Kecamatan Tangan-Tangan, Kuala Batee dan Babahrot, selanjutnya Jum’at (3/7/2015) mengambil tempat di Kecamatan Manggeng, Lembah Sabil dan Kecamatan Setia.

“Setiap lembaran kupon kita bagikan melalui kepala desa, supaya tepat sasaran, jangan sampai ada masyarakat yang mampu juga mendapatkan kupon, karena ini khusus untuk masyarakat ekonomi menengah kebawah,” tutur Sulaiman.

Sulaiman menjelaskan, paket barang yang dijual dalam pasar murah sehari itu, berupa Gula Pasir, Minyak Bimoli, Tepung dan Sirup Cap Patung dengan total sebanyak 6.815 paket untuk seluruh Abdya.

Harga barang yang dijual dalam pasar murah tersebut dipotong 23 persen dari harga pasar, seperti, Gula Pasir dijual seharga Rp9.900,- per kilogram, sementara dipasar harga gula pasir berkisar antara Rp13.000,- sampai Rp14.000,- per kilogram, kemudian Minyak Bimoli dijual Rp11.500,- per liter sementara dipasaran di jual seharga Rp15.000,- per liter.

Untuk Tepung dalam pasar murah itu, dijual seharga Rp7.500,- per kilogram sementara dipasaran dijual seharga Rp10.000,- per kilogram, kemudian Sirup Cap Patung dijual Rp13.100, per botol sementara di pasaran di jual seharga Rp17.000,- per botol.

“Masing-masing masyarakat mendapatkan satu paket berupa 2 Kg Gula Pasir, 1 liter Minyak Bimoli, 1 Kg Tepung dan 2 Botol Sirup Cap Patung,” sebut Sulaiman. (Rizal)

To Top