Sosial

Makan Siang di Bulan Ramadhan, Belasan Warga Diamankan Polisi Syariat Islam

Makan Siang di Bulan Ramadhan, Belasan Warga Diamankan Polisi Syariat Islam
Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Warga Kota Lhokseumawe meminta aparat yang berwenang untuk terus melakukan pengawasan di beberapa titik di kota itu untuk membasmi para pelanggar syari’at Islam di Bulan Ramadhan.

Keluhan tersebut disampaikan warga agar di Bulan Ramadhan ini tidak yang melanggar syari’at Islam, seperti bermain judi, makan di siang hari dan sebagainya.

“Karena sejauh ini kita lihat di beberapa titik ada yang melanggar syar’at Islam. Seperti pemain judi, menjual makanan di siang hari, dan banyak kasus-kasus lain yang perlu dipantau oleh aparat yang berwenang,” kata Husaini (50), warga Banda Sakti kepada acehterkini, Senin (07/06/2015).

Husaini mengatakan, beberapa hari yang lalu aparat Satuan Polisi Pamong Praja / Wilatul Hisbah (Satpol PP/WH) yang di backup aparat kepolisian Polres Lhokseumawe telah berhasil mengamankan sejumlah pelaku pelanggar syari’at Islam. Untuk itu, warga berharap aparat berwenang terus melakukan pantauan ditempat-tempat yang rawan melanggar syari’at Islam.

Sementara itu, Kasatpol  PP/WH Kota Lhokseumawe, Irsyadi yang sempat dihubungi media membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan di beberapa titik di kota itu sejak Selasa (30/06/2015) lalu.

Dikatakannya, dalam kesempatan itu, Satpol PP/WH bersama aparat kepolisian berhasil mengamankan sekitar 12 orang diduga terlibat pelaku pelanggar syari’at Islam. Penggerebekan tersebut dilakukan atas dasar laporan masyarakat setempat.

Dari jumlah pelaku pelanggar syari’at Islam tersebut, diantaranya makan di siang hari di kawasan KP3 Banda Sakti, dalam kesempatan itu para penjual nasi di siang hari juga diringkus aparat. Para pelaku pelanggar syari’at Islam ini kemudian diamankan ke kantor Satpol PP kota Lhokseumawe. [Jamal]

To Top