Sosial

Kepala BP3A Aceh: 60 Persen Kekerasan Terjadi Pada Perempuan

ACEHTERKINI.COM | Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Aceh, Dahlia Mag, mengatakan, sekitar 60 persen tindakan kekerasan terjadi pada perempuan mulai dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan seksual dan kasus tindakan kekerasan lainnya.

“Hal itu terjadi baik di Aceh maupun ditingkat nasional,” kata Dahlia dalam kegiatan sosialisasi Perangkat Hukum Perlindungan Perempuan di Aula Khana Pakat, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (29/7/2015).

Selain kekerasan terhadap perempuan, tindakan kekerasan juga terjadi terhadap anak dalam setiap tahunnya, bahkan hingga diseluruh wilayah kasus itu ada dan kondisinya sangat memperihatinkan.

Dikatakan, laki-laki dan perempuan sebenarnya mempunyai kedudukan, hak, kewajiban, tanggung jawab, peranan dan kesempatan yang sama untuk dapat berperan dalam segala bidang kehidupan serta pembangunan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan diantaranya, kekeliruan pemahaman tentang kesetaraan dan keadilan gender, nilai sosial budaya masih mengandung budaya patriarki, perempuan identik dengan urusan domestik, pemahaman yang keliru tentang makna kekerasan, kesadaran perempuan masih rendah serta ketimpangan relasi antara yang kuat dengan yang lemah.

Faktor-faktor lain yang turut melatarbelakangi semakin meningkatnya tindak kriminal perdagangan orang adalah kemiskinan, KDRT, kurang perhatian orang tua, minimnya lapangan kerja, rendahnya informasi dan pendidikan serta gaya hidup yang tinggi.

Sementara itu, dalam agama Islam juga telah diatur tentang perlindungan terhadap perempuan. Islam memberikan perlindungan kepada perempuan sesuai dengan nilai-nilai universal dan dapat menjadikan manusia bermartabat sebagai khalifah di muka bumi.

“Cukup banyak kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak. Hal inilah yang harus dikurangi dan menjadi tugas bersama agar tindakan kekerasan yang tidak manusiawi itu tidak terus menerus terjadi,” ujar Dahlia didampingi Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Hanafiah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Sejahtera (BPMPP dan KS) Abdya Edi Darmawan, Kasat Binmas Polres Abdya, AKP Sulaiman, para camat, LSM, tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, kepala desa dan peserta lainnya. (Rizal)

To Top