Kesehatan

Aceh Utara Kekurangan Tenaga Medis

ACEHTERKINI.COM | Masalah sektor kesehatan Aceh Utara masih perlu dibenah. Kendala utama yang dialami adalah minimnya dokter specialis juga dokter biasa. Persoalan tersebut sangat memberi dampak pada bidang kesehatan di kabupaten itu.

Beberapa Pusat Kesahatan Masyarakat (Puskesmas) di kabupaten itu mengeluhkan keberadaan dokter yang menangani pasien kritis. Karena selain minimnya alat kelengkapan yang memadai, ketersediaan Medis juga menjadi kendala utamanya.

Saat ini beberapa Puskesmas di Aceh Utara itu bernilai Rumah Sakit (RS). Pasalnya kapasitas pasien membludak. Mirisnya, dikarenakan keterbatas Puskesmas itu, dengan terpaksa sejumlah pasien harus menempuh jarak jauh menggapai rumah sakit daerah atau rumah sakit swasta yang ada bersedia memfasilitasi dengan jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin.

Hal tersebut tak hanya terjadi di pusat-pusat pelayanan kesehatan daerah seperti puskesmas Seunudon, Langkahan, Sawang, Nisam, Muara Batu, Pirak, matang Kuli dan beberapa lainnya yang bernasib sama.

Namun, hal itu juga terjadi di puskesmas-puskesmas yang memiliki lebih banyak pasiennya atau dengan kata lain di daerah kawasan padat penduduk, seperti kecil Pantonlabu yakni Tanah Jambo Aye, Puskesmas Lhoksukon, Puskesmas Geudong serta Dewantara.

“Kurangnya tenaga medis ini mungkin menjadi kendala dalam meningkat mutu pelayanan, disamping alat kelengkapan medis yang memadai,” kata kepala Puskesmas Tanah Jambo Aye, dr. Fahrizal, Jum’at (31/07/15) kepada wartawan di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, beberapa ruangan Poly yang sudah disediakan oleh pemerintah, namun hingga saat ini belum ada dokternya.

“Sementara ini, di Puskesmas Tanah Jambo Aye baru tersedia tiga orang dokter,” tambahnya.

Ia mengatakan saat ini, puskesmas tersebut sudah seharusnya memiliki fasilitas kesehatan dan juga medis yang cukup, demi pelayanan kesehatan yang baik. [Jamal]

To Top