Sosial

Tongkat dan Azan Dua Kali di Mesjid Raya Baiturrahman Harus Diakomodir

Ketua PWNU Aceh : Tongkat dan Azan Dua Kali di Mesjid Raya Baiturrahman Harus Diakomodir
Tgk. Faisal Ali

ACEHTERKINI.COM | Pengaturan tata tertib Ibadah di Mesjid Raya Baiturrahman yang sesuai dengan apa yang berlaku di daerah-daerah di Aceh bukan menjadi satu persoalan besar. Ketua PWNU Aceh, Tgk. Faisal Ali angkat bicara.

Saat dihubungi acehterkini, Jum’at (19/6/2015) Lem Faisal dipanggil akrab mengatakan persoalan ini tinggal bagaimana pengurus Mesjid Raya Baiturrahman mengakomodir keinginan HUDA, MUNA dan FPI Aceh.

“Keinginan itu tidak bertentangan, seperti ada aturan Azan harus dua kali, itu hal yang terbaik harus diakomodir untuk menampung semua hal,” ujarnya.

Soal tongkat, juga harus diakomodir. Menurut Lem Faisal pengurus Mesjid Raya Baiturrahman harus menyediakan tongkat, apalagi Mesjid Raya Baiturrahman ini adalah masjid Negara. “Kalau membelenggu dengan satu model, membuat orang tidak puas,” ujar Lem Faisal.

“Jika dalam satu bulan ada empat kali Jum’at maka berikan dua kali bagi khatib yang ingin memegang tongkat, dua kali juga untuk khatib yang tidak terbiasa dengan memegang tongkat. Ini semacam toleransi,” ujarnya.

Tongkat dan Azan Dua Kali di Mesjid Raya Baiturrahman Harus Diakomodir
Khatib, Mufakhir Muhammad Diminta Memegang Tongkat Saat Berkhutbah di Mesjid Raya Baiturrahman, 19 Juni 2015

“Yang paling penting, Azan dua kali harus diakomodir,” ujarnya sembari mengatakan jangan ada diskriminasi dalam pelaksanaan Ibadah di Mesjid Raya Baiturrahman.

Ia menambahkan tuntutan Azan dua kali dan khatib memegang tongkat ini sudah berlaku di daerah-daerah di Aceh. Apalagi ini pernah dijanjikan oleh Pasangan Zikir pada Pilkada 2012 lalu yang mana cara beribadah di Mesjid Raya Baiturrahman harus sama seperti cara-cara yang berlaku di daerah-daerah Aceh, para ulama ini menuntut janji politik Zikir,” ujar Tgk. Faisal Ali.

Amatan media ini, pada pelaksanaan Ibadah Jum’at 19 Juni 2015, Jamaah dari HUDA, MUNA dan FPI membawa tiga tongkat ke Mesjid Raya Baiturrahman untuk diserahkan kepada Khatib, Dr. H. A Mufakhir Muhammad MA.

Menanggapi hal ini, acehterkini belum mendapat konfirmasi dari pengurus Mesjid Raya Baiturrahman. Imam Mesjid Raya, Azman Ismail belum mau menerima telepon dari media ini setelah berulang kali dihubungi siang tadi. [red]

To Top