Hukum

Pasca Ditahan, Jabatan Sekda Abdya Kosong, Kabid PSDK Dinkes di Plt

ACEHTERKINI.COM | Pasca dilakukan penahanan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Blangpidie, pada Kamis (4/6/2015) kemarin, Posisi Jabatan untuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kosong, sedangkan untuk Kabid Bidang Pengembangan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya di tunjuk Pelaksana Tugas (Plt).

Ditahannya Sekda Abdya, Drs Ramli Bahar dan Kabid PSDK Dinkes Abdya, Safrial SKM, tersangkut dalam Kasus Pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSUTP) Abdya pada tahun 2013 lalu ketika itu Ramli Bahar merangkap jabatan sebagai Plt Direktur RSUTP dan Safrial selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Abdya, Eddy Darianto, mengatakan, untuk sementara jabatan Sekda di Nota Dinas (ND) pada Asisten Administrasi Umum Setdakab Abdya, Amrizal S.Sos yang masa berlakuknya 10 hari.

“Mungkin dalam waktu dekat akan di tunjuk oleh Bupati Abdya, Jufri Hasanuddin Plt untuk Sekda, karena posisi tersebut sangatlah penting dan tidak boleh lama-lama dikosongkan,” singkatnya.

Sementara untuk Kabid PSDK, Dinkes Abdya menunjuk Ika Puspita SKM MKes sebagai Plt Kabid menggantikan Safrial SKM yang saat ini sedang menjalani proses penahanan di Rutan Kaju, Kabupaten Aceh Besar bersama Sekda Abdya Drs Ramli Bahar.

Disamping Plt Kabid, Ika Puspita juga menjabat sebagai Kasie Registrasi dan Akreditasi pada bidang PSDK, penunjukan itu berdasarkan SK Kadinkes Abdya Nomor : 875.1/42/2015 tanggal 5 Juni 2015 tentang Pelaksana Tugas Kepala Bidang PSDK yang tidak boleh dibiarkan kosong paska ditinggal pejabat sebelumnya. [Rizal]

To Top