Sosial

Gubernur Aceh Sepakati Tata Cara Ibadah Shalat Jum’at di Mesjid Raya Baiturrahman

Gubernur Aceh Sepakati Tata Cara Ibadah Shalat Jum’at di Mesjid Raya Baiturrahman
Gubernur Aceh, Zaini Abdullah
ACEHTERKINI.COM | Tata tertib Ibadah Shalat Jum’at di Mesjid Raya Baiturrahman akhirnya disepakati oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dan Forkopimda bersama Ulama Aceh yang tertuang melalui Nota Kesepahaman Bersama, Rabu (24/6/2015).
Empat orang ulama Aceh yang hadir dalam pertemuan di Pendapa Gubernur Aceh itu adalah Tgk. H. Muhammad Amin Mahmud (Abu Tu), Tgk. H. Usman Ali (Abu Kuta Krueng), Tgk. H Hasanoel Basry HG (Abu Mudi), Tgk. H Marhaban H. Adnan.
Selain empat orang Ulama Aceh itu, Kepala Dinas Syariat Islam dan Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh juga ikut menandatangani kesepahaman tersebut bersama Gubernur Aceh, Kapolda Aceh, Kajati Aceh dan Pangdam Iskandar Muda.
Informasi yang diterima acehterkini, hasil rapat tersebut menyepakati tata cara Shalat Jum’at di Mesjid Raya Baiturrahman adalah Adzan dilakukan dua kali, khatib khutbah wajib muwalat dan khatib memegang tongkat yang diserahkan oleh bilal.
Tata tertib ini akan berlaku pada Jum’at 26 Juni 2015 sampai adanya hasil Muzakarah dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.
Sebelumnya, dalam ceramah Shalat Taraweh, Kamis (18/6/2015) di Mesjid Raya Baiturrahman, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengatakan perbedaan dalam memandang suatu perkara adalah lumrah, namun jangan sampai perbedaan tersebut menimbulkan perpecahan dan konflik diantara sesama.

“Perbedaan telah ada sejak masa Rasulullah SAW hingga sekarang, namun perbedaan tersebut tidak sampai mengakibatkan terjadinya perpecahan di kalangan umat,” ujar Gubernur Aceh. [Red]

To Top