Ekonomi

Bulan Ramadhan, Harga Sembako Merangkak Naik

ACEHTERKINI.COM | Harga bahan sembilan pokok (Sembako) semakin melambung tinggi di bulan Ramadhan ini. Kenaikan harga tersebut terjadi di beberapa pasar tradisonal di Kabupaten Aceh Utara seperti pasar Pantonlabu, Lhoksukon.

Berdasarkan pantauan media pada Minggu (21/6/2015), di pasar Pantonlabu, tingginya harga Sembako ini seperti pada harga telur yang capai Rp 1.650 per butir, gula pasir Rp 14.000 per kg, beras Rp 9.000, dan minyak makan Rp 13.000, sedangkan bawang merah Rp 35.000.

“Harga Sembako naik sejak hari pertama puasa (Bulan Ramadhan). Sebelumnya harga pada barang-barang itu tidak naik seperti sekarang ini,” kata Abdul Rafar, (50), salah seorang pedagang Sembako di pasar Pantonlabu.

Kenaikan harga sembako ini juga membuat para pedagang kue musiman di bulan Ramadhan mengeluh. Tingginya harga Sembako juga merupakan tingginya harga bahan baku untuk produksi kue tersebut, sehingga para pedagang menjadi enggan untuk berjualan.

“Bulan puasa ini kami tidak berani memproduksi keu jualan karena harga bahan baku naik. Susu naik, gula naik, pisang naik, minyak dan sebagainya, kita jual mahal tidak mau dibeli, jual murah makan pangkal kita,” kata Sayed Fauzi, (38), salah seorang pedagang kue musiman di Kota Pantonlabu saat dimintai keterangan.

Dilaporkan, Di pasar tradisional Kota Lhoksukon juga sedang mengalami hal yang sama. Begitu juga dibeberapa pasar daerah lain di Aceh Utara, seperti di Geudong, dan Krueng Geukueh.

Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh Utara, Zainal Abidin, S.Sos, MM, menjelaskan, pada dasarnya harga kebutuhan pokok di pasaran belum mengalami kenaikan. Namun, kata Zainal, ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga diantaranya gula pasir, telur, sayur mayur, susu, minyak dan sejenis bahan sembako lainnya.

Dijelaskannya, harga telur dari Rp1.100 per butir menjadi 1.200, gula pasir dari Rp 13.000 menjadi 14.000 per kilogram, bawang merah Rp 31.000 menjadi 32.000 kg, dan beras mengalami kenaikan 5 persen yaitu Rp 10 ribu per kg. [Jamal]

To Top