Ekonomi

Abdya Lakukan Penangkaran Benih Padi Unggul 70 Hektar

Abdya Lakukan Penangkaran Benih Padi Unggul 70 Hektar
Penangkaran Padi Unggul di Abdya [Riza]

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) setempat, melakukan penangkaran benih padi unggul bersertifikasi yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Aceh seluas 70 Hektar (Ha).

Pembukaan penangkaran benih tersebut berlangsung di Desa Alue Dama, Kecamatan Setia, kabupaten setempat, Senin (15/6/2015) dengan moto “Gerakan Penangkaran Benih Padi, menuju Kemandirian Benih Unggul Bersertefikasi di Provinsi Aceh”.

Kepala Distannak Abdya, Maswadi, melaporkan, untuk areal penangkaran seluas 70 hektare, hal ini terwujud berkat kerja sama yang baik dari berbagai pihak termasuk Kodim 0110/Abdya.

Disebutkan, lokasi penakaran benih varietas ciherang bermutu itu, terdapat di empat titik, diantarnya, Kecamatan Kuala Batee seluas 14 Ha, yang berlokasi di Desa Muka Blang. Kecamatan Susoh seluas 25 Ha, di Desa Padang Baru. Kecamatan Blangpidie, seluas 4 Ha yang berada di Desa Alue Manggota. Terakhir Kecamatan Setia, seluas 19 Ha, di Desa Alue Dama.

Dengan adanya penangkaran ini dapat menjaga benih unggul bermutu, sesuai dengan kebutuhan petani. “Kami bersama dengan provinsi, kedepan akan mengupayakan membuka penangkaran benih seluas 2 ribu Ha. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan benih dalam daerah, bahkan bisa untuk dipasok ke seluruh wilayah di pantai barat selatan Aceh. Kalau ini tercapai petani tidak sulit lagi untuk mendapatkan benih,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr Ir Efendi. mewakili Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Aceh, menyampaikan, upaya penangkaran benih, dari tahun ketahun terus ditingkatkan.

Ia berharap, Distannak Abdya dapat menyebarluaskan gerakan ini menjadi wahana, untuk memotivasi, dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan para petani dalam menghasilkan benih.
Kabupaten Abdya sangat berpotensi untuk dilakukan penangkaran benih padi unggul.

Dengan penangkaran ini, lanjut Efendi, akan mencukupi benih petani nantinya. “Kita sama-sama mengharapkan Abdya akan mempu memenuhi kebutuhan benih,  juga untuk wilayah Pantai Barat Selatan Aceh,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pertanian Setdakab Abdya, Adusmin Umar, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini harus berkelanjutan.

“Penyuluh pertanian, mantri tani hingga pengamat hama telah ditempatkan di setiap kecamatan. Manfaatkanlah mereka, sampaikan semua keluhan pertanian, sebab mereka memiliki ilmu tentang pertanian, sehingga diharapkan dapat meminimalisir persoalan pertanian mulai dari pengolahan tanah hingga memasuki masa panen,” demikian harapnya. (Rizal)

To Top