Layanan Publik

Proyek BNPB Pusat Ini Ganggu Warga dan Nelayan Abdya

Proyek BNPB Pusat Ini Ganggu Warga dan Nelayan Abdya
Jalan Gampong Blang Padang, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya ditutup semak, Foto direkam, 2 Mei 2015. [Rizal]

ACEHTERKINI.COM | Proyek Normalisasi Sungai di Dusun Timur Jati, Desa (Gampong) Blang Padang, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, menyisakan kekecewaan terhadap masyarakat setempat.

Pasalnya, saat dilakukan pekerjaan menggunakan, kontraktor pelaksana, membuang tanah hasil pengerokan dan akar bambu di atas badan jalan gampong menuju lokasi Tempat Pendaratan Ikan (TPI) dan Pantai Blang Padang.

Muslizar MT, selaku tokoh masyarakat gampong setempat, Sabtu (2/5/2015) mengatakan, bahwa normalisasi itu sudah menyisakan kekecewan bahkan bencana bagi warga setempat, selain itu sejumlah masyarakat nelayan yang datang dari desa tetangga bahkan kecamatan lainnya juga sulit untuk melintasi jalan tersebut.

“Bukan menanggulangi bencana, justru menyisakan bencana lainnya,” ujar Muslizar.

Bekas galian itu, lanjut Muslizar, telah membuat jalan semakin sempit, sejumlah tanah dan akar bambu serta akar pepohonan lainnya menumpuk di atas badan jalan.

“Bukan hanya nelayan yang mengeluh, sejumlah warga yang akan berekreasi kelokasi pantai juga terhambat dengan tumpukan tanah. saat ini hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas, itupun harus ekstra hati-hati sebab tumpukan tanah juga tidak dirapikan,” terangnya.

Mantan anggota DPRK Abdya itu juga mengaku kalau sudah puluhan kali warga melaporkan hal itu kepadanya, namun saat pihaknya melaporkan kondisi yang sudah satu bulan lamanya dirasakan warga kepada Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, justru tidak ditanggapi dengan serius.

“Kita sudah coba hubungi kontraktor pelaksana bahkan Kepala BPBK Abdya, tetapi kurang ditanggapi,” kata Muslizar.

Padahal menurut Muslizar, pihak kontraktor atau BPBK tinggal menyuruh warga saja membersihkan lokasi itu. “Disamping anggaran juga tidak terlalu besar, masyarakat setempat juga akan terbantu,” demikian pungkasnya.

Terkait dengan hal itu, Kepala BPBK Abdya, Anwar Daod, mengaku proyek normalisasi tersebut merupakan proyek BNBP Pusat yang dikerjakan Tahun 2014.

“Apapun ceritanya, kami akan lihat dulu kondisi di lapangan. Setelah meninjau langsung kelokasi, baru akan kita tentukan langkah apa yang harus dilakukan,” singkat Anwar . [Rizal]

To Top