Layanan Publik

Objek Wisata di Kabupaten Aceh Timur Tidak Dikelola

Ketua ASPPI Aceh Timur, Masri. SP

ACEHTERKINI.COM | Akibat tempat wisata di Aceh Timur tidak dikelola, masyarakat Aceh Timur lebih banyak mengunjungi tempat-tempat wisata lain diluar daerah seperti Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen dan Langsa. Setiap tahunnya, pengunjung asal kabupaten itu yang keluar daerah mencapai ribuan orang.

Ketua DPC Asosiasi Pelaku Parawisata Indonesia (ASPPI), Aceh Timur, Masri, SP, mengatakan, tempat-tempat yang menjadi objek wisata favorit pengunjung asal Aceh Timur itu diantaranya pantai Ulerubek, di Kecamatan Seunuddon, dan Pantai Ujung Blang, Lhokseumawe.

“Kemudian makam Malikussaleh, wisata Gua Jepang di Lhokseumawe, wisata Batai Liek di Jeunieb, dan wisata Water Boom Langsa,” kata Masri SP kepada wartawan, Jum’at (22/5/2015).

Menurut Masri, kebanyakan pengunjung asal Aceh Timur yang melakukan kunjungan ketempat-tempat wisata tersebut merupakan kalangan pelajar dan remaja.

Masri menyebut, ada juga beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Timur, namun tempat tersebut tidak aktif. Seperti, Monisa (Monumen Islam Asia Tenggara) yang terletak di Peurlak, kolam Air Panas di Lokop, Pantai Kuala Idi Cut dan beberapa tempat wisata lainnya.

Jika dipandang secara ekonomi, kata Masri, tidak ada peningkatan pertumbuhan ekonomi dalam persoalan tersebut. “Padahal kalau lokasi-lokasi wisata di Aceh Timur dihidupkan, mungkin pengunjung daerah-daerah lain bakal ke Aceh Timur juga,” tutur Masri.

Setidaknya, lanjutnya lagi, dengan dihidupkan kembali tempat-tempat wisata di Aceh Timur, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga bakal meningkat. Sebab, perputaran uang terjadi didaerah setempat. [Jamal]

To Top