Layanan Publik

Non PNS Pakai Plat Merah, Pemkab Abdya Dikritik

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya dinilai telah salah menempatkan kebijakan, pasalnya, ada mobil dinas (plat merah) dipakai oleh non Pegawai Negeri Sipil (PNS). 
“Kami minta Pemkab Abdya untuk melakukan pendataan kembali terhadap kendaraan plat merah tersebut, agar sejumlah asset itu bisa digunakan oleh orang-orang yang tepat, sebab, menurut amatan kami, ada mobil dinas dipakai oleh non PNS,” kata Ketua YARA Perwakilan Abdya, Miswar SH, Minggu (17/5/2015).

Untuk itu, lanjut Miswar, YARA mempertanyakan publik level mana yang dilayani oleh Non PNS tersebut, dan pelayanan publik apa yang telah dilakukan sehari hari, apakah untuk kepentingan masyarakat atau sebaliknya. Sebab, mobil dinas yang dibeli dengan uang rakyat itu, penggunaannya pun harus sesuai pula dengan kebutuhan dan kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Selain itu, YARA juga mendesak pihak Kepolisian agar menertibkan kendaraan dinas roda empat disetiap pejabat kabupaten dan kecamatan yang menggatikan plat hitam untuk kepentingan pribadi.

“Kami desak aparatur penegak hukum bahwa penyimpangan terhadap penggunaan fasilitas Negara merupakan bentuk kejahatan bukan hanya sebuah pelanggaran ringan tapi termasuk kejahatan berat,” lanjut Miswar.

Dimana, jelas Miswar, penyalahgunaan mobil dinas yang digunakan oleh siapa saja yang bukan bertujuan untuk dinas termasuk dalam kategori tindak pidana korupsi sesuai Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi menetapkan setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahkan kewenangan kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian negara.

“Kita berharap, Pemkab Abdya lebih bijak dalam menanggapi hal ini, termasuk kepada aparat kepolisian supaya dapat menertibkan sejumlah pejabat yang menyalahgunakan fasilitas Negara,” demikian ujarnya. [Rizal]

To Top