Sosial

Lagi, 790 Warga Bangladesh dan Myanmar Masuk Langsa

Lagi, 790 Warga Bangladesh dan Myanmar Masuk Langsa
Imigran asal Bangladesh yang terdampar di Aceh Utara

ACEHTERKINI.COM | Imigran asal Bangladesh dan Myanmar kembali masuk Aceh. Hari ini, Jum’at (15/5/2015) sebanyak 790 orang lebih imigran bersandar di Pelabuhan Kuala Langsa Kota Langsa.

Wakil Walikota Langsa, Marzuki Hamid mengatakan ratusan imigran ini diperlakukan sangat manusiawi. “Pemerintah menempatkan sementara warga asing itu di Pelabuhan Kuala Langsa, Kota Langsa juga memberikan bantuan sandang dan pangan,” kata Marzuki Hamid.

Sebelumnya nelayan di Kota Langsa menemukan kapal jenis pukat trowl berbendera Thailand. Saat ditemukan kapal yang membawa ratusan imigran itu dalam kondisi rusak sehingga terombang ambing di perairan sekitar 30 mil dari Kuala Langsa.

Kapal nelayan akhirnya membawa pukat trowl itu ke Kuala Langsa. Data sementara sebanyak 790 imigran yang diantaranya 420 warga Bangladesh dan 370 warga Myanmar.

Sebelumnya Pemerintah Kota Langsa memberikan bantuan kepada para pengungsi Rohingya yang terdampar di perairan laut yang kini ditampung oleh Pemkab Aceh Utara beberapa hari lalu.

“Kita harus bantu warga Rohingya, karena nasib mereka mengingatkan kita pada masa Aceh konflik dulu,” ujarnya.

Menurutnya, apalagi pengungsi Rohingya itu juga seiman dengan kita yakni beragama Islam, sehingga wajib bagi kita untuk membantunya.Karena kondisi mareka sangat menyedihkan sekali akibat diusir oleh negaranya dengan cara kekerasan, makanya wajar bila Pemerintah Aceh bersedia untuk menampungnya.

“Kalau kita ingat masa konflik di Aceh dulu, pak gubernur juga pernah ditampung di negara luar saat lari dari Aceh dulu,” ujarnya seraya menambahkan, jadi wajar sekali kita bantu Rohingya dan apa yang kita berikan hanya sebahagian kecil bantuan berupa sembako selama di tampung di Aceh Utara.

Dia menambahkan, Pemko Langsa akan selalu berpartisipasi kepada para pengungsi Rohingya dan ini harus dilihat dari sisi kemanusian.Diharapkan, bantuan yang diberikan  dapat mengurangi beban para Rohingya selama ditampung di Aceh Utara. [Jamal/red]

To Top