Ekonomi

Kontrak Migas Block Pase Diperpanjang, Gandeng PDPA Sebagai Mitra

Kontrak Migas Block Pase Diperpanjang, Gandeng PDPA Sebagai Mitra
Gubernur Aceh, Zaini Abdullah Melakukan Penandatangan Perpanjangan Kontrak Migas Block Pase, 22 Mei 2015

ACEHTERKINI.COM | Gubernur Aceh, Zaini Abdullah melakukan penandatanganan perpanjangan kontrak Migas Block Pase dengan Triangle Pase Inc di Jakarta Convention Center, Jum’at (22/5/2015).

Pengelolaan Block Pasee tersebut akan bermitra dengan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA).

Disaksikan oleh Menteri ESDM RI, Sudirman Said dan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK MIGAS), Amien Sunaryadi, Gubernur Aceh menyetujui perpanjangan kontrak kerjasama Wilayah Kerja Pengusahaan (WKP) Migas Blok Pase, Aceh dengan Direktur Triangle Pase Inc. (TPI), Darren Michael Bromley.

Lewat perpanjangan kontrak pengelolaan Blok Pase tersebut, pemerintah Aceh melalui PDPA akan menjadi mitra aktif dalam suatu Joint Venture Company (Jovenco) Aceh Pase Global Energi (APGE) yang telah disepakati dengan Trianggle Pase Inc (TPI).

Adapun jumlah saham yang dimiliki para pihak dalam Jovenco APGE tersebut adalah: 80 persen PDPA dan 20 persen TPI untuk lapangan yang sedang berproduksi.

Jika ada penemuan baru akan dibagi 25 persen PDPA dan 75 persen TPI.

“Atas nama masyarakat Aceh, saya menyambut gembira atas penandatanganan perpanjangan pengelolaan WKP Migas Blok Pase, yang nantinya akan dikelola oleh APGE,” terang Doto Zaini.

Lebih lanjut, Gubernur mengharapkan APGE segera melakukan langkah-langkah operasional di lapangan baik untuk meningkatkan produksi di lapangan yang sedang berproduksi maupun dalam upaya eksplorasi cadangan baru.

Area WKP Migas Blok Pase seluas 922 kilometer persegi, secara geografis terletak di wilayah dua Kabupaten yakni, Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur.

Sejarah pengusahaan migas di blok tersebut dimulai sejak 1998 oleh Mobil Pase Inc. anak perusahaan ExxonMobil. Puncak produksi Blok Pase ketika dioperatori Pobil Pase adalah 120 – 140 juta kaki kubik gas per hari (MSCFD).

Karena produksinya terus menurun hingga tinggal 3 MSCFD, Mobil Pase menghentikan kegiatannya pada 2006. Sejak 2009 hingga 2012 Blok Pase diambil alih oleh Triangle Energy Glogal Limited dengan produksi gas rata-rata antara 2 – 3 MMSCFD dari sumur A-1 dan A-5. Jumlah produksi gas kedua sumur tua tersebut saat ini tinggal sekitar satu MSCFD. [Par]

To Top