Layanan Publik

KONI Aceh Utara Pilih Ketua Baru

KONI Aceh Utara Pilih Ketua Baru
Pemilihan Pengurus Baru Koni Aceh Utara 2015-2019

ACEHTERKINI.COM | Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Utara mengadakan Musyawarah Olah Raga Kabupaten (Mosorkab) yang ke XI untuk memilih Ketua Umum dan kemudian menyusun kepengurusan baru KONI Aceh Utara periode 2015-2019.

Acara yang direncanakan berlangsung selama dua hari, tanggal 10 hingga 11 Mei 2015 ini dibuka oleh Asisten I Pemkab Aceh Utara, Anwa Adlin.

Musorkab kali ini diikuti oleh 27 Pengurus Cabang (Pencab) olah raga yang ada di Aceh Utara. Turut hadir pada acara pembukaan antaralain, Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, Sekretaris Umum KONI Aceh M Nasir, Kepala Humas KONI Aceh Suaidi Sulaiman atau Adi Laweung, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Aceh Iskandar Zulkarnain, Ketua Umum KONI Aceh Utara demisioner Misbahul Munir, dan Ketua DPRK Aceh Utara  Ismail A Jalil alias Ayah Wa.

Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak mengatakan KONI Aceh masa bakti 2014-2018 saat ini sedang melaksanakan tugas-tugas sebagaimana yang diamanahkan saat Musorprov KONI Aceh, diantaranya adalah perbaikan peningkatakan perolehan medali Aceh pada PON XIX 2016 mendatang di Jawa Barat.

“Untuk itu saat ini kita sedang melaksanakan pemusatan latihan sejak 9 April lalu yang diikuti oleh 378 orang, terdiri atas atlet dan pelatih,” kata Abu Razak. Keseluruhan atlet dan pelatih tersebut dipersiapkan untuk mengikuti 10 cabang olah raga Porwil dan 27 cabang olah raga untuk Pra PON.

Karena itu Abu Razak mengingatkan agar KONI kabupaten/kota untuk terlibat langsung dalam pembinaan prestasi atlet dan pelatih. “Banyak atlet-atlet yang menyumbang medali untuk Aceh berasal dari Aceh Utara,” kata Abu Razak.

Sementara itu Kadispora Aceh Iskandar Zulkarnain mengatakan saat ini Pemerintah Aceh mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah PON pada 2024 mendatang. Dari pantauan pihaknya, sarana dan prasarana olah raga di Aceh Utara saat ini masih sangat kurang. Disisi lain, Aceh Utara memiliki banyak potensi atlet berprestasi.

“Ini artinya perlu dipersiapkan strategi untuk mendongkrak prestasi atlet. Untuk mencapai hasil maksimal strategi tersebut harus berbarengan antara kabupaten/kota dengan provinsi,” kata Iskandar.

“Pemkab Aceh Utara mengantungkan harapan besar kepada pengurus KONI Aceh Utara yang nantinya terpilih,” kata Asisten I Aceh Utara Anwar Adlin. Ia menambahkan, capaian olah raga Aceh Utara saat ini belum bisa berbicara banyak. “Musorkab kali ini dianggap berhasil bila pengurus berhasil menyusun strategi  program kerja yang baik.

Menurut Adlin, setidaknya ada tiga tantangan pembangunan olah raga di Aceh Utara saat ini. Pertama tingginya tuntutan masyarakat terhadap peningkatan prestasi olah raga, kedua menjadikan olah raga sebagai instrumen pembangunan. “Dan ketiga desentralisasi pembangunan olah raga,” kata Adlin. [har]

To Top