Sosial

KNPI Apresiasi Kebijakan Bupati Abdya

ACEHTERKINI.COM | Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), memberikan apreasiasi terhadap kebijakan Bupati Abdya Jufri Hasanuddin yang telah mengambil sikap cepat dan tepat atas dikeluarkannya surat perintah untuk pelaksana tugas (Plt) terhadap dua orang pejabat di Kabupaten Abdya.

Ketua DPD KNPI Abdya, Idris SHi, Selasa (26/5/2015) mengatakan, sikap yang diambil Bupati Abdya, merupakan langkah kongkrit demi terwujudnya pelayanan publik di Abdya, terutama untuk dua orang Pejabat Abdya yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani proses hukum di Polda Aceh.

Hal ini demi kelancaran proses administrasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Abdya, juga di Bagian Risalah dan Persidangan Sekretariat DPRK Abdya.

Lanjut Idris, Bupati Abdya Jufri Hasanuddin telah menunjuk H Hamdani selaku Plt Kepala Disdukcapil, menggantikan posisi Kadis lama M Nasir G yang saat ini sedang menjalani proses hukum di Polda Aceh selama 20 hari kedepan. Hal itu juga berlaku untuk Kabag Persidangan dan Risalah pada Sekretariat DPRK Abdya, Said Jailani yang juga telah diganti dengan menunjuk Mulyani SSos sebagai Plt.

Untuk itu, tambah Idris, pihaknya meminta kepada Bupati Abdya, apabila dalam proses hukum nantinya yang bersangkutan terbukti bersalah, maka KNPI Abdya berharap supaya dua pejabat tersebut diganti demi menjaga wibawa pemerintahan yang bersih.

“Kami minta kepada Bupati, apabila nantinya dalam proses hukum yang bersangkutan terbukti bersalah, kita berharap dua pejabat itu segera diganti, guna menjaga wibawa pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

Disamping itu juga, lanjut Idris, KNPI Abdya juga memberikan apresiasi kepada Polda Aceh dan Kajati Aceh atas keberhasilan dalam mengungkit kasus-kasus penyimpangan/korupsi di Kabupaten Abdya.

“Kami terus mendorong penegakan hukum di Abdya, dan kami juga mengajak semua kalangan untuk terus mengawal proses hukum yang ada, karena kita yakin dan percaya bahwa hukum akan tetap menjadi panglima dalam menegakan kebenaran,” demikian singkatnya. (Rizal)

To Top