Ekonomi

Janji Pusat Bangun Ekonomi Aceh, Dari Lhokseumawe Sampai Sabang

Janji Pusat Bangun Ekonomi Aceh, Dari Lhokseumawe Sampai Sabang
Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Indroyono Susilo

ACEHTERKINI.COM | Saat menjadi keynote speaker acara Business Leader Forum, Aceh Investment Promotion 2015, di Sari Fan Fasific Hotel, Jakarta, Kamis (21/5/2015), Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Indroyono Susilo memberikan segudang harapan terkait pembangunan ekonomi Aceh.

Ia menegaskan, Pemerintah Pusat fokus dan terus bekerja keras agar Peraturan Pemerintah (PP) untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lhokseumawe bisa tuntas akhir tahun 2015 ini.

“Kita terus berupaya, semoga bisa diterbitkan PP-nya pada akhir 2015 ini,” ujar Indriyono.
Menurutnya, Lhokseumawe merupakan kawasan industri yang perlu direvilitasisasi pengelolaannya.
Saat ini, ungkap Indriyono, kawasan Lhokseumawe telah memiliki bandara, listrik, perumahan dan ketersediaan air bersih.

Selain itu juga ada industri migas dan industri petrokimia. “Semua sudah ada disana, di atas lahan 6.000 hektar. Fasilitas ini sudah sangat layak untuk mendukung sebuah kawasan industri khusus. Kita akan mencari cara agar ini (Lhokseumawe) bisa menjadi Kawasan Ekonomi Khusus,” kata Indroyono.

Dalam kesempatan itu, Menko Indroyono Soesilo juga menjelaskan, bahwa kedaulatan maritim dengan memanfaatkan kelestarian alam dan sumberdayanya merupakan program prioritas pemerintah menuju poros maritim dunia. “Termasuk juga didalamnya, pembangunan infrastruktur tol laut,” jelas Indriyono.

Katanya lagi, dalam pertemuan Indonesia-China Economic Cooperation Forum beberapa waktu lalu di China (yang turut dihadiri Perdana Menteri China, Li Keqiang) bahwa Presiden Jokowi mengatakan akan membangun tol laut dari Malayahati (Aceh Besar), Kuala Tanjung, Bitung, sampai ke Sorong (Papua Barat).

Dalam pertemuan itu, kata Indriyono, Presiden juga menyinggung soal pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt, termasuk membangun pembangkit listrik baru di Aceh untuk mendukung investasi.

“Juga akan dibangun kereta api trans-Sumatra dari Banda Aceh hingga Lampung, jalan highway Sumatra, dan kawasan industri khusus baru, termasuk di Lhokseumawe,” terang Menko Maritim.

Pemerintah pusat, lanjutnya, juga akan membangun industri perikanan di Sabang dengan memanfaatkan potensi ikan di laut Aceh yang mencapai 276.000 ton per tahun. Selain itu, Sabang akan dijadikan sebagai International Hub port. [Red]

To Top