Ekonomi

Hob Keujrun di Abdya, 5 Bulan Belum Terima Insentif

ACEHTERKINI.COM | Sejumlah Hob Keujrun di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terhitung 1 Januari 2015 sampai saat ini belum menerima jerih (Insentif) dari Pemerintah setempat. Padahal selama ini para Hob Keujrun tersebut telah melaksanakan fungsi dan tanggung jawabnya untuk mensukseskan tanam serentak di Abdya.

“Sudah lima bulan kami belum menerima insentif, terhitung dari bulan Januari lalu. Padahal kami telah melaksanakan kewajiban untuk mensukseskan tanam serentak di Abdya,” kata salah seorang Hob Keujrun kepada wartawan Senin (18/5/2015).

Seharusnya, lanjut Hob Keujrun tersebut, Pemkab Abdya dalam hal ini Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Abdya, lebih memperhatikan nasib para Hob Keujrun, sehingga adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban.

“Sangat disayangkan, seakan kami luput dari perhatian mereka, padahal kami merupakan petani garis depan dalam meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.

Untuk itu, para Hob Keujrun berharap kepada Pemkab Abdya, agar memberikan sedikit perhatian terhadap kinerja yang sudah dilakukan selama ini. Karena, tugas menjaga, mengamankan dan meluruskan sejumlah persoalan yang ada ditingkat para Petani merupakan tanggung jawab mereka, termasuk persoalan mensukseskan swasembada pangan di Indonesia.

“Seharusnya dinas memberikan informasi, sehingga tidak salah paham dan kami pun tidak terlalu berharap dan lama menunggu,” demikian tuturnya.

Bukan hanya Hob Keujrun saja, para Keujrun Blang yang posisinya berada dibawah Hob Keujrun juga merasakan kondisi yang serupa, hampir seratusan lebih para Keujrun Blang di Abdya, sudah lima bulan belum menerima insentif yang dialokasikan melalui anggaran dana gampong (ADG) setiap Desa dalam kabupaten Abdya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Abdya Maswadi, SP yang dijumpai wartawan, mengaku akan mengakomodir kepentingan seluruh Hob Keujreun di Abdya.

“Anggaran sudah kita ajukan ke bagian keuangan pemkab Abdya, dan Insya Allah dalam beberapa hari kedepan akan segera cair,” terangnya.

Maswadi mengakui kurang mengetahui bagaimana mekanisme pembagian insentif terhadap Hob Keujrun tersebut. (Rizal)

To Top