Ekonomi

Hasil Dari Tanaman Sere Wangi Bisa Bangun Masjid

Hasil Dari Tanaman Sere Wangi Bisa Bangun Masjid
Masjid Al Watani Dibangun Dari Hasil Sere Wangi

ACEHTERKINI.COM | Warga Tanoh Depet, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah merasa optimis bisa membangun masjid dari hasil tanaman sere wangi. Menurut warga setempat, Sahbuddin masjid Al Watani sudah mulai dibangun sejak tahun 2007 sampai sekarang belum rampung.

“Secara perlahan masjid tersebut terus dibangun dari swadaya masyarakat setempat, lebih cepat dengan sumber pendanaan dari penjualan tanaman sere wangi,” ujarnya, Sabtu (30/5/2015).

Kata Sahbuddin, untuk membangun masjid ini warga telah menyediakan lahan seluas 6 hektar yang tersebar di tiga kampong yaitu di Tanoh Depet Induk, Depet Indah dan Depet Permata. Secara perlahan hasil dari tanaman sere wangi itu, warga bisa membeli genteng masjid dan bahan bangunan yang lainnya.

Untuk menjaga lahan seluas 6 hektar itu dilakukan perawatan secara berkala dengan bergotong royong.”Karena ini milik dan kepentingan bersama untuk merawatnya kita gotong royong, tapi untuk pemanenan ditunjuk keluarga yang tergolong kurang mampu namun amanah dengan sistem bagi hasil,” kata Sahbuddin

Hasil Dari Tanaman Sere Wangi Bisa Bangun Masjid
Tanaman Sere Wangi

Selain kopi arabika, kini sere wangi menjadi potensi andalan baru di kawasan yang dulunya tergolong terpencil itu. Roda ekonomi pun semakin kencang berputar seiring dengan peran pemerintah daerah yang turut membuka akses komunikasi selular dan transportasi.

Menanggapi semangat warga dalam membangun mesjid dengan sistem swadaya tersebut, Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM ketika melakukan kunjungan kerja ke Tanoh Depet kamis (28/5/2015) sangat mendukung adanya inisiatif dari warga.

Menurutnya pemerintah memiliki tanggung jawab yang besar untuk membantu pembangunan rumah ibadah, namun karena keterbatasan anggaran menyebabkan tidak sepenuhnya bisa dibantu sekaligus melainkan ada pemerataan, karena itu diharapkan partisipasi dan swadaya warga.

Menyinggung potensi ekonomi tanaman sere wangi, Nasaruddin yang juga merupakan ketua Perhiptani Aceh menguraikan pentingnya warga memanfaatkan tanaman produktif sesuai peruntukkan tanah.

“Tanaman sere merupakan tumbuhan pioner yang mampu bertahan walaupun ditanah gersang, jadi jika tanah subuh lebih baik tanam tumbuhan yang sesuai seperti kopi maupun palawija,” katanya.

Potensi tanaman sere wangi di tanoh depet mencapai 296 hektar yang tersebar di 3 kampung dengan rincian 152 hektar di kampung Tanoh Depet Induk, 74 hektar kampung Depet Indah, dan 90 hektar kampung Depet Permata. [red]

To Top