Ekonomi

Bangun Pesantren, Abdya Alokasikan Rp3,4 Miliar

Bangun Pesantren, Abdya Alokasikan Rp3,4 Miliar
Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam tahun 2015 mengalokasikan anggaran Rp3,4 Milyar untuk membantu pembangunan fisik puluhan lembaga pendidikan non formal seperti pondok pesantren (Ponpes) dan balai pengajian (BP) yang tersebar dalam sembilan kecamatan di kabupaten setempat.

Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Abdya, Drs Yusan Sulaidi kepada sejumlah wartawan, Selasa (12/5/2015) mengatakan, Pemkab Abdya telah menyediakan dana segar sekitar Rp3,4 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja kabupaten (APBK) tahun 2015 untuk pembangunan fisik sebanyak 60 Ponpes dan BP.
Bantuan tersebut bertujuan untuk menjadikan lembaga pendidikan agama Islam agar terus berkembang dan memiliki daya saing dalam mencetak generasi muda yang beriman dan bertaqwa.

Untuk setiap Ponpes dan BP penerima bantuan secara bervariasi, yakni menurut besar kecilnya pembangunan fisik yang akan dilakukan. Untuk Ponpes berkisar antara Rp.50 juta sampai Rp.100 juta, sedangkan untuk BP berkisar antara Rp.35 juta sampai dengan Rp.40 juta.
       
“Bantuan untuk Ponpes dan BP ini merupakan program Pemkab Abdya untuk meningkatkan mutu pendidikan, terutama pendidikan agama Islam,” terang Yusan

Katanya, bantuan ini pun beragam sesuai permintaan yang pernah diajukan oleh pihak Ponpes dan BP, seperti pembangunan pagar, ruang belajar dan juga pembangunan musholla yang telah diajukan permohonan ke BPPD Abdya pada tahun 2014 lalu. Kemudian melalui proses seleksi serta observasi langsung ke lapangan, maka diperoleh sebanyak 60 Ponpes dan BP yang dinilai layak untuk mendapatkan bantuan.

“Tentunya ada kriteria khusus untuk mendapatkan bantuan ini. Ponpes dan BP yang layak dibantu ialah yang aktif dalam kegiatan pembelajaran atau pengajian, memiliki santri, tenaga pendidik, serta memiliki tanah untuk lokasi pembangunan,” sebutnya.

Untuk itu, Yusan berharap, dengan adanya bantuan tersebut, Ponpes dan BP di Abdya dapat terus meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan. Ke depan BPPD Abdya akan memberikan pelatihan kepada seluruh unsur pimpinan dan tenaga pendidik di Ponpes dan BP yang ada dalam Kabupaten Abdya.

“Kita berharap pendidikan di Ponpes dan BP dalam Kabupaten Abdya mampu bersaing dengan lembaga pendidikan non formal lainnya di luar Abdya. Sebab, semakin kuat daya saing yang ditonjolkan, berarti semakin bagus pula penerapan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di lembaga dimaksud, tentunya akan melahirkan generasi muda yang handal dalam pengetahuan agama,” demikian harapnya.(Rizal)

To Top