internasional

Australia Tolak Terima Rohingya

Australia Tolak Terima Rohingya
Tony Abbot

ACEHTERKINI.COM | Perdana Menteri Australia, Tony Abbot mengatakan pelaku munculnya manusia perahu di Kawasan Asia Tenggara adalah Myanmar. Karena Myanmar dimana-mana ada masalah.

“Negara-negara harus mengambil sebagian besar tanggung jawab yang jelas dari negara-negara yang paling dekat dengan masalah, ” kata Abbott diterjemahkan dari theaustralian, Jum’at (22/5/2015).

Ditanya apakah Australia akan memukimkan setiap Rohingya, ia berkata: “Tidak, tidak, tidak.”

Australia tidak akan melakukan hal sekecil apapun untuk mendorong orang mendapatkan Rohingya dan Bangladesh. Abbott mengatakan, dengan alasan itu akan memperburuk masalah.

“Saya minta maaf – jika Anda ingin memulai hidup baru, Anda datang melalui pintu depan, tidak melalui pintu belakang, ” katanya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Julie Bishop menyerukan tekanan internasional yang lebih besar pada Myanmar untuk menghentikan aliran Rohingya mencari suaka.

Bishop mengatakan harus dilakukan untuk menekan Myanmar membantu memecahkan krisis dengan meningkatkan perlakuan terhadap 1,1 juta minoritas Rohingya Muslim di negara itu.

“Saya pikir perlu ada lebih banyak tekanan internasional termasuk dari barat di Myanmar untuk mengobati Rohingya dan memungkinkan mereka untuk hidup damai di (Myanmar),” kata Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop.

Sikap itu terjadi sehari setelah Indonesia dan Malaysia menawarkan untuk menyediakan tempat penampungan sementara dan bantuan untuk sekitar 4000 orang Rohingya dan Bengali migran ilegal masih di laut.

Lebih dari 3000 orang Rohingya dan Bangladesh telah mendarat di berbagai negara Asia Tenggara setelah Malaysia, Thailand dan Indonesia. Diperkirakan ribuan lainnya masih terdampar di laut.

Juru bicara IOM, Joe Lowry mengatakan lebih dari 400 pencari suaka yang dibawa ke pantai di Provinsi Aceh di Indonesia dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, termasuk penderitaan dari dehidrasi, kekurangan gizi dan trauma. [Red]

To Top