Pendidikan

123 Mahasiswa STIT Muhammadiyah Abdya di Wisuda

123 Mahasiswa STIT Muhammadiyah Abdya di Wisuda
123 Mahasiswa diwisuda lulusan S1 STIT Muhammadiyah Abdya, 9 Mei 2015

ACEHTERKINI.COM | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Aceh Barat Daya (Abdya), Sabtu (9/5/2015) menggelar wisuda ke IV untuk 123 mahasiswa dan mahasiswi dengan lulusan menjadi Sarjana Pendidikan Agama Islam (SPdI).

Prosesi Wisuda Program Strata Satu (S1) pendidikan Agama Islam STIT Muhammadiyah Abdya itu berlangsung di Aula SD Tunas Abdya Kompleks Pendidikan Padang Meurante Kecamatan Susoh kabupaten setempat.

Berhadir dalam acara itu, Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, Prof DR H.Farid Wajidi MA, Pengurus Wilayah Muhamadiyah Aceh, Drs Suardi Saidi, Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Drs Ramli Bahar, dan keluarga besar civitas akademika STIT Muhammadiyah.

Ketua STIT Muhamadiyah Abdya, Mukhlis MS.MA, mengatakan, lulusan STIT Muhammadiyah Abdya jangan hanya berharap menjadi pegawai negeri sipil (PNS), tetapi harus mampu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain, serta dapat membantu pemerintah dalam penerapan syariat Islam di Abdya.

“Selaku Ketua STIT Muhammadiyah secara pribadi dan lembaga mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang baru saja diwisuda menjadi sarjana, semoga bekal ilmu yang telah didapat berguna dan bermanfaat bagi orang lain,” demikian harapnya.

Sementara itu, Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, Prof DR H Farid Wajidi MA dalam kesempatan tersebut, juga mengingatkan kepada seluruh wisudawan, tentang pentingnya sumber daya manusia (SDM) dan tentunya harus mendapatkan perhatian yang serius dari semua kalangan.

Menurutnya, seorang sarjana yang akan mengabdikan dirinya kepada masyarakat dipastikan tidak akan cukup dengan hanya mengandalkan ijazah, akan tetapi haruslah memiliki ilmu pengetahuan yang cukup, kreatifitas agar dapat menjadi SDM yang bisa diandalkan dalam hidup berkihidupan di lingkungan masyarakat.

“Jangan merasa puas menjadi sarjana tetapi puaslah ketika anda mampu memberikan sebuah perubahan ke depannya. Oleh karena itu, jangan berhenti menuntut ilmu, saat ini bukan akhir perjuangan tetapi anda-anda ini sedang memulai berjuang,” katanya singkat sembari berpesan kepada seluruh wisudawan/wisudawati agar menuntut ilmu jangan tanggung-tanggung. [Rizal]

To Top