Nasional

Tahun Ini, Indonesia Fokus Infrastruktur

Tahun Ini, Indonesia Fokus Infrastruktur
Joko Widodo

ACEHTERKINI.COM | Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2015  yang berlangsung di Hotel Bidakara, Rabu (29/4/2015). Pada kesempatan itu Jokowi mengatakan fokus tahun 2015 adalah pembangunan infrastruktur.

Presiden Jokowi menegaskan semua program pemerintah harus pro rakyat dan benar-benar nyata dirasakan oleh rakyat. sektor pangan, kemaritiman, energi, industri, pembangunan kawasan perbatasan dan percepatan daerah tertinggal menjadi hal yang diprioritaskan.

Alasan prioritas pembangunan infrastruktur menjadi yang utama, Presiden Jokowi mengatakan bahwa keterbatasan infratruktur menjadi masalah utama yang menghambat percepatan realisasi investasi saat ini. Selain itu, keterbatasan pasokan listrik turut pula menjadi faktor penghambat investasi.

“Infrastruktur ini diperlukan untuk mendukung kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kemaritiman, pariwisata dan industri serta sektor-sektor lainnya”, ujar Presiden Jokowi dalam siaran tertulis dari Humas Kemensetneg, Rabu.

Dalam percepatan infrastruktur, lanjut Presiden Jokowi, harus mengacu pada beberapa prinsip-prinsip dasar, yaitu pembangunan infrastruktur harus berorientasi untuk membangun manusia dan masyarakat, yang inklusif dan berbasis luas.

Presiden jokowi juga menyinggung masalah sumber daya manusia (SDM). Menurutnya program pembangunan SDM perlu merujuk kepada peningkatan kualitas SDM yang sehat, berintegritas, terampil, dan bisa menjadi penggerak pembangunan.

“Kita akan memasuki dunia tanpa batas, memasuki era pasar bebas, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah di depan mata. Kita khawatir, tetapi negara lain juga khawatir”, ujar Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menambahkan bahwa kita akan memasuki ekonomi dunia yang semakin rawan krisis. Kebijakan di negara lain akan berdampak pada kehidupan perekonomian kita. “Oleh karena itu, yang paling utama, kita harus mempersiapkan diri dengan baik”, ujar Presiden Jokowi.

Selain MEA, tantangan domestik juga turut menjadi penghambat, tantangan tersebut antara lain kemiskinan dan ketimpangan pembangunan, kerusakan lingkungan dan berbagai permasalahan sosial seperti narkoba. “Tetapi saya yakin dan optimis, masih banyak potensi dan peluang yang bisa kita manfaatkan, yang perlu dibahas di forum Musrenbangnas ini,” harap Presiden Jokowi. [red]

To Top