Layanan Publik

Puluhan Mobil Dinas di Abdya Dibiarkan Terlantar

Puluhan Mobil Dinas di Abdya Dibiarkan Terlantar
Puluhan Kenderaan Dinas Milik Pemerintah Aceh Barat Daya tidak terawat. [Rizal]

ACEHTERKINI.COM | Sejumlah kenderaan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) tak terawat dan dibiarkan terlantar begitu saja di area parkir belakang Setdakab maupun di sejumlah instansi SKPK setempat.

Mengenai hal itu, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Kabupaten (DPKKK) Abdya Bidang Asset, belum menampakkan upaya yang maksimal dalam melakukan pengelolaan terhadap puluhan kendaraan yang dibeli dengan uang rakyat tersebut, bahkan hanya terkesan tutup mata dengan kondisi asset yang terancam menjadi besi tua.

Amatan dilapangan, Selasa (28/4/2015) sejumlah kendaraan dinas roda empat dengan berbagai jenis terparkir rapi dengan kondisi yang memprihatinkan, ada yang rusak berat akibat tabrakan ada juga yang memang rusak karena termakan usia.

Kabid Asset DPKKK Abdya, Yasar Ali yang dijumpai mengaku tidak tahu kejelasan nasib puluhan kendaraan itu.

“Saya kurang tahu bagaimana kejelasan sejumlah kendaraan dinas itu, sebab dokumennya belum diserahterimakan Kabid Asset yang lalu. lebih baik tanyakan langsung kepada Kabid sebelumnya,” kata Yasar singkat.

Secara terpisah mantan Kabid Asset, Nazaruddin yang saat ini menjabat sebagai Kepala Tata Usaha Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya menjelaskan bahwa dirinya tidak layak lagi untuk memberikan keterangan terkait keberadaan puluhan kendaraan dinas yang tidak terpakai itu.

“Usai pelantikan, berarti semua yang ada dalam bidang asset menjadi tanggung jawab Kabid yang baru,”demikian pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Abdya, Romi Syahputra mengaku prihatin dengan kondisi puluhan kendaraan dinas yang dibiarkan terlantar tanpa perawatan. Menindaklanjuti hal itu, pihaknya akan memanggil secara resmi Kabid Asset DPKKK Abdya untuk menanyakan kejelasan mengenai keberadaan sejumlah kendaraan dinas yang dianggap tidak layak pakai tersebut.

“Kita akan panggil segera yang bersangkutan untuk mengetahui berapa jumlah kendaraan yang tidak layak pakai, bagaimana kondisi mesin serta surat-surat kendaraan dan hal-hal penting lainnya tentang kondisi mobil dimaksud,” demikian ujar Romi. [Rizal]

To Top